Jangan Ada Lagi Korban di Pantai Panjang

Featured Kota Bengkulu Pariwisata

Helmi : Ini Teguran dari Allah SWT

RBO, BENGKULU – Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE berharap tidak ada lagi korban tenggelam di Pantai Panjang, baik warga Kota Bengkulu maupun wisatawan dari luar kota atau luar provinsi. Apalagi, telah ditemukannya jenazah warga asal Sumsel yang tenggelam di Pantai Panjang. Ia harap menjadi insiden yang terakhir. Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar memperhatikan rambu-rambu peringatan yang ada di Pantai Panjang, agar tidak berenang di sana atau bermain terlalu ke tengah. Kalau dari pemkot sendiri, selama ini sudah maksimal menyampaikan hal ini pada masyarakat. “Pemerintah Kota (Pemkot)  sudah semaksimal mungkin menyampaikan kepada seluruh pengunjung Pantai Panjang, agar berhati-hati ketika di Pantai Panjang. Terutama ketika masyarakat ingin menikmati bagaimana indahnya Pantai Panjang,” ujar Helmi Hasan.

Menurutnya, rambu-rambu sudah dipasang Pemkot Bengkulu agar tidak ada pengunjung yang berenang di tempat-tempat tertentu di Pantai Panjang. Karena memang bukan sekali kejadian seperti ini menelan korban, tapi sudah berulang kali. Bahkan dulu ada turis luar negeri yang tenggelam di sana.”Oleh karena itu, kami mengimbau kembali kepada seluruh para pengunjung untuk kemudian lebih berhati-hati. Pemerintah juga terus meningkatkan pelayanan agar kemudian setiap orang yang datang ke Kota Bengkulu bisa merasakan kebahagiaan,” tuturnya.

Sementara itu,  Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menambahkan, bahwa kejadian tersebut jadi peringatan sekaligus pembelajaran bagi masyarakat agar kasus tenggelam di Pantai Panjang tidak terulang lagi. “Agar jangan terulang lagi. Jangan ada korban-korban yang lain. Semoga ini yang terakhir. Sejak awal sebelum kejadian, kan walikota sudah memberikan imbauan Tsunami Lokal. Itu maksudnya agar pengunjung tidak mandi di laut. Karena laut Bengkulu, terutama di Pantai Panjang terkenal ganas,” tutupnya.  (ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *