PPP Masih Tunggu Satu Kandidat Cagub Kembalikan Berkas

Featured Politik

M Nasir Jahiyah : 9 Yang Ambil Formulir

RBO, BENGKULU – Hingga saat ini, DPW PPP Provinsi Bengkulu bersama tim penjaringan Cagub dan Cawagub masih menunggu satu orang kandidat Bakal Cagub yang akan mengembalikan berkas formulir pendaftaran.

“Sampai saat ini, kita belum mengirimkan nama-nama kandidat itu ke DPP. Sebab masih ada dua kandidat yang belum mengembalikan berkas. Dari sembilan kandidat yang mengambil formulir pendaftaran, yang konfirmasi siap mengembalikan berkas itu ada delapan. Satu kandidat nampaknya tidak akan mengembalikan berkas. Tujuh sudah mengembalikan, masih ada satu yang kita tunggu saat ini,” ungkap Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu, M Nasir Jahiyah S.Sos kepada radarbengkuluonline.com, kemarin (5/1).

Jika delapan kandidat itu sudah mengembalikan berkas pendaftarannya, tugas mereka menyeleksinya. Dan yang memutuskan adalah DPP. “Tujuh yang sudah kembalikan itu, Rohidin Mersyah, Agusrin, Hijazi, Imron Rosyadi, Dadang Mishal, Helmi Hasan, Leny Haryati John Latief dan ada Alfiyan Tony,” terang Nasir.

Setelah pengembalian berkas, mereka akan meneliti berkas syarat secara administrasi . Setelah itu nanti dinyatakan lengkap, maka DPW bersama MPW akan melakukan rapat koordinasi guna menetapkan kandidat yang akan direkomendasikan ke DPP.

“Gak mungkin kita kirimkan semua nama itu. Kita bersama MPW akan mengkaji sejauhmana komitmen kandidat. Kandidat itu nanti ada komitmen terkait dana untuk melaksanakan survei, mohon maaf saja untuk kita mutar melaksanakan survei keliling 10 kabupaten/kota ini, mohon maaf dananya pakai apa? Untuk mobil segala macam. Artinya operasional, jadi saya kasar saja ngomong kalau parpol mengatakan gak ada biaya operasional itu bohong, darimana dana, apalagi kita baru saja jadi Caleg dan kalah. Artinya pasti dikenakan biaya operasional, tapi semuanya tergantung kemampuan calon. Kita gak boleh maksa,” kata Nasir.

Untuk survei sendiri, setelah Rapimwil, mereka dari DPW akan meminta masukan dan saran dari DPC. “Setelah itu kami akan turun melakukan survei. DPC akan mengundang PAC kecamatan, nanti akan dilihat dari kajian delapan kandidat yang telah mengembalikan berkas syarat itu nanti bagaimana peluangnya. Di Kaur bagaimana? Di Mukomuko bagaimana peluangnya? Itu akan kita kaji sama-sama. Kita akan dengarkan masukan 10 DPC. Kalau nanti dari 10 DPC itu ada delapan DPC menyatakan tidak, maka tidak mungkin kita akan memaksakan kandidat itu yang akan diusung dan ini menjadi catatan kita. PPP ini beda dengan partai lain. Seperti waktu Pilkada Gubernur Bengkulu tahun 2015 lalu, kami dari DPW mengirimkan dua nama Pak Ridwan Mukti dan Junaidi Hamsyah. Tapi ditengah jalan Junaidi Hamsyah ada masalah, sebab itu selesai dari DPP langsung memutuskan satu nama Ridwan Mukti. Yang akan kita ajukan ke DPP nanti paling banyak tiga nama. Minimal dua nama,” pungkas Nasir.
Sebelumnya diketahui DPW PPP Provinsi Bengkulu saat ini merupakan pemilik satu kursi DPRD Provinsi. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *