Sudah 24 Tokoh Dihubungi, David Suardi Masih Cari Pasangan

Featured Politik

RBO, BENGKULU – Saat ini kandidat bakal calon Gubernur atau Calon Wakil Gubernur David Suardi masih mencari pasangan. Sejak membuka penjaringan awal tahun, tepatnya tanggal 2 Januari lalu, menurut mantan Calon Walikota Bengkulu saat Pilwakot tahun 2018 lalu itu, dia sudah menghubungi sebanyak 24 tokoh masyarakat Bengkulu menjajaki kemungkinan menjadi pasangan.

“Saya sudah menghubungi sebanyak 24 orang tokoh masyarakat Bengkulu. Mulai dari Gubernur Dr H. Rohidin Mersyah, Bupati Benteng Dr H. Ferry Ramli yang juga Ketua DPW Partai NasDem, Rio Capella, mantan Gubernur Ustadz Junaidi Hamsyah, Imron Rosyadi, Ustadz Dani Hamdani, Rektor Unihaz Dr Yulfiperius, Agung Gatam, Walikota Helmi Hasan, Susi Marleny Bachsin, Ita Jamil, Izda Putra, Rosjonsyah, Hamka Sabri, Leny John Latief, Dadang Mishal, Kapolda Supratman, Hermen Malik, Yanto SG, Fajri Anshori, Sasriponi, Iqbal Bastari, Hijazi, dan jawaban mereka beragam,” ungkap David Suardi saat dihubungi radarbengkuluonline.com, Minggu (5/1).

Adapun dari mantan Gubernur UJH, lanjut David, dari chat WA yang dia kirim, hingga saat ini masih belum ada balasan. Sementara dari Rektor Unihaz, Dr Yulfiperius dia menegaskan bahwa dia tidak akan maju dalam politik saat ini. “Beliau (Rektor Unihaz) tidak maju. Dan terkait polling yang ada di salah satu media massa, beliau pun mengatakan tidak tahu. Hanya saja pesan Pak Rektor jangan lupakan politik identitas. Sebab Bengkulu belum bisa lepas dari politik identitas,” terangnya.

Adapun dari beberapa tokoh masyarakat Bengkulu lainnya, seperti Iqbal Bastari yang saat ini masih menjabat sebagai Wabup Rejang Lebong, lalu Hermen Malik, Rosjonsyah dan Dadang Mishal belum ada kata kepastian. “Kita sudah kontak melalui telepon dan akan menjadwalkan untuk bertemu,” kata David.

Selain itu, bagi siapapun yang ingin menjadi pasangannya entah itu sebagai Cagub ataupun Cawagub nantinya, David menegaskan, dia tidak memakai formulir pendaftaran seperti mekanisme penjaringan di Partai Politik.

“Kita cukup bertemu, lalu melakukan pembicaraan, menyamakan persepsi, menyatukan visi dan misi. Jika memang cocok, maka akan dijajaki lagi sejauh mana peluang kita untuk maju nanti. Saya sendiri, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, siap menjadi Cawagub ataupun Cagubnya. Sebab tidak mungkin kalau Mantan Gubernur UJH, Agusrin serta Gubernur Rohidin maju, mereka menjadi wakil saya. Saya siap menjadi calon wakil,” pungkasnya.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *