Dewan Provinsi Minta Segera Selamatkan Ribuan Nyawa, Tangani DAS Sungai Selagan, Atasi Banjir

Featured Mukomuko Politik

RBO, BENGKULU – Ribuan nyawa di Desa Sungai Gading khususnya dan Kecamatan Selagan Raya umumnya, Kabupaten Mukomuko terancam. Sebab desa itu dalam posisi terancam banjir bandang berulang kali. Buktinya Desember 2019 banjir menenggelamkan Desa Sungai Gading kedalaman 1-2 meter dengan arus sangat deras. Bancana ini bakal terus terjadi jika tak ditanggulangi.

Camat Selagan Raya, Khairul Saleh, SKM, MM telah mengusulkan agar dibuat pelapis tebing, pendalaman arus Sungai Selagan, melebarkan dan menambah kedalaman Sungai Gading serta dibangun tanggul di Desa Sungai Gading. Ini diantara solusi agar banjir tak lagi melanda desa setempat.
Dewan Provinsi Bengkulu asal MM, Fitri SE juga sangat berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII segera menyikapi masalah ini. jangan sampai ribuan nyawa itu terus terancam setiap banjir dan hujan datang.

Belum lagi jembatan penghubung antara Teras Terunjam dengan Pondok Kopi yang membentang di atas Sungai Selagan tersebut, juga sudah tergerus air dan pangkal jembatan telah keropos.

“Penanganan bersifat sesegera mungkin itu, berupa perbaikan jembatan dan pembangunan bronjong serta di tanggul, agar selain jembatan tidak roboh, air sungai tidak sampai lagi meluap ke daratan. Kemudian jika jembatan tersebut roboh, akses perekonomian dan lintas provinsi ke Penarik-Lubuk Pinang Mukomuko, akan menjadi terputus nantinya,” ungkap Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Daerah Pemilihan Kabupaten Mukomuko, Fitri SE saat ditemui sedang berada di ruangan Komisi IV DPRD Provinsi, Senin (6/1).

Diakui Fitri, apa yang diaspirasikan tersebut, sebelumnya sudah disampaikan kepada Pemprov melalui dinas teknis dan BWSS VII. Bahkan pihak kecamatan setempat juga sudah menyampaikan usulan penanganan kepada pihak terkait, yang ada di daerah ini. Apalagi setiap kali datangnya hujan lebat dengan waktu lama, terus terjadi luapan air yang menyebabkan banjir di 7 wilayah desa yang dilaluinya, seperti, Lubuk Bangko, Sungai Ipuh, Sungai Gading, Selagan Raya dan Teras Terunjam. Terparah di Desa Sungai Gading.

“Akibat kiriman air dari hulu yang setiap kali hujan, dipastikan wilayah hilir selalu banjir. Badan sungai pada kiri dan kanan, abrasinya semakin parah. Bahkan sebagai contoh, sebelumnya ada rumah warga sangat jauh dari DAS, sekarang sudah roboh akibat tergerus air sungai. Sehingga memang perlu dilakukan upaya penanganan bersifat sesegera mungkin,” kata Politisi Gerindra DPRD Provinsi ini.

Lebih jauh Fitri yang saat ini duduk di Komisi IV DPRD Provinsi berharap, usulan yang sudah disampaikan masyarakat melalui pemerintahan Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko dan termasuk dirinya sendiri sudah menyampaikan kepada dinas teknis, agar dapat ditindak lanjuti dan dilakukan penanganan bersifat prioritas.

Pasalnya dikawatirkan jika tidak segera ditangani, bencana alam banjir akan terus terjadi dan bencana alam lainnya diperkiraan bisa saja terjadi. Apalagi badan sungai lebarnya mencapai 100 meter.

“Harapan kita bisa diperbaiki tahun ini, jika tidak juga paling lambat tahun depan. Tapi untuk mengetahui kondisi kekinian, silakan cek lapangan. Perlu diprioritaskan agar bisa segera ditangani,” tukas Fitri.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *