Bawaslu Ingatkan Cakada Petahana Terkait Aturan Mutasi

Featured Pemda Provinsi Politik

Parsadaan Harahap : 8 Januari, Enam Bulan Sebelum Pencalonan

RBO, BENGKULU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu meningatkan kepada seluruh kandidat bakal Calon Kepala Daerah (Cakada), baik Bupati maupun Gubernur, khususnya petahana terkait aturan mutasi. “Jadi, kalau berdasarkan aturan itu, mutasi terakhir boleh dilakukan oleh petahana enam bulan sebelum pencalonan. Kalau pencalonan bulan Juni, artinya 8 Januari 2020 terakhir petahana boleh melakukan mutasi resmi,” ungkap Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Parsadaan Harahap SP, M.Si, Senin (6/1).

Dijelaskan oleh Parsa, pihaknya bersama Bawaslu kabupaten telah memetakan ada lima petahana Bupati ditambah satu petahana Gubernur yang berpotensi maju dalam Pilkada serentak tahun 2020. “Kami sudah mengirimkan surat pemberitahuan pada kandidat petahana terkait aturan mutasi ini,” jelasnya.

Kalaupun kandidat Cakada petahana tetap melakukan mutasi, itu boleh saja, tapi aturannya dia harus berkoordinasi dengan pihak Kementerian Dalam Negeri.

“Kalau memang ada yang penting, maka untuk melakukan mutasi Cakada petahana harus izin dengan Mendagri terlebih dahulu. Kami akan mengawasi proses itu. Kalaupun kandidat tetap mutasi, itu gak apa. Mungkin dia nanti tidak jadi maju Pilkada. Adapun jika ada kandidat Cakada petahana tetap mutasi dan tidak berkoordinasi dengan Mendagri, maka akan menghambat proses pencalonannya, dan ini menjadi salah satu objek pengawasan kami. Kandidat bisa bermasalah dari sisi pencalonannya nanti,” singkat Parsa. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *