Datangi Dirjen Bina Marga, DPRD Minta Bereskan TOL

Featured Pemda Provinsi Politik

Usin Abdisyah: Baru 200 Bidang Sudah Dihitung Tim Aprassial

RBO, BENGKULU – Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu bersama Waka II mendatangi Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR kemarin. Kedatangan mereka meminta agar segera menyelesaikan pembebasan lahan TOL yang menghubungkan Bengkulu-Lubuk Linggau.

“Jadi kami dari Komisi I mengharapkan dan meminta pada pihak Dirjen Bina Marga agar segera menyelesaikan untuk pembebasan lahan TOL di Bengkulu. Kita minta diselesaikan dengan cepat tanpa merugikan hak-hak masyarakat. Kemudian percepatan itu, kami dari DPRD bisa ikut membantu dalam hal sosialisasi,” ungkap anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, MH saat dihubungi, Rabu (8/1).

Dijelaskan oleh Usin, selama ini, mereka dari DPRD tidak mendapat informasi pemberitahuan terkait progress pekerjaan khususnya pembebasan lahan untuk TOL ini. “Sampai hari ini, kami di DPRD tidak mendapatkan pemberitahuan progress sejauh mana pekerjaan pembebasan lahan TOL itu. Sebab itu, kami minta pihak-pihak terkait hendaknya dapat memberikan informasi sejauh mana progress pembebasan lahan TOL itu.

Sebab pembebasan lahan ini terkait dengan masyarakat, dan ketika ada masalah di lapangan, kami dari DPRD jika diberikan pemberitahuan oleh pihak-pihak terkait, dapat memberikan penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat. Seperti saya dari Dapil Kota Bengkulu, itu ada kemarin laporan warga tentang pembebasan lahan dan laporan itu macam-macam. Sebab itu, kemarin kami mendatangi BPN, Pemda guna menindaklanjuti laporan itu,” jelasnya.

Adapun dari keterangan pihak Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, mereka menerangkan bahwa proses pembebasan lahan untuk TOL ini masih terus berjalan dan dari laporan tim aprassial yang turun di lapangan itu baru 200 bidang lahan yang akan dibebaskan dihitung oleh tim aprassial.

“Kita juga minta hitung ganti rugi tanam tumbuh masyarakat yang terkena dampak jalur untuk lintasan TOL itu nanti sesuai dengan hitungan tim aprassial. Dan kita minta secepatnya bisa selesai pembebasan lahan tersebut,” pungkas Usin. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *