Niat Curi Uang Bank, Pelaku Malah Bongkar Mesin Hitung

Featured Hukum & Kriminal Kota Bengkulu

RBO, BENGKULU – Tampaknya pelaku kejahatan terus bergeliat di Kota Bengkulu. Kali ini, peristiwa terjadi di teras BRI tepatnya jalan Raden Patah Kelurahan Pagar Dewa yang merupakan cabang BRI Unit Pagar Dewa digasak maling. Hal menarik dalam kejadian ini diduga pelaku yang lebih dari 1 orang ini berhasil membongkar mesin penghitung uang. Walaupun niat para tersangka ini hendak membongkar brankas bank. Dalam aksi pencurian ini dilakukan dengan cara membobol rolling door bagian depan Kantor Teras BRI tersebut. Berhasil masuk, pelakupun mencari barang-barang berharga didalam kantor tersebut. Melihat ada mesin penghitung uang, pelaku langsung membawa kabur mesin penghitung uang tersebut. Sayangnya, dalam mesin tersebut tidak ada uang yang berhasil dicuri. “Mungkin pencuri ini mengira mesin penghitung uang ini adalah brankas uang. Jadi langsung dibawa oleh pelaku,” terang Kabid Humas, Kombes Pol. Sudarno, S.Sos, MH.

Mengetahui bahwa barang yang digondol tersebut adalah mesin penghitung uang, pelakupun meninggalkan mesin tersebut didekat pagar di belakang ruko. Pencurian ini baru diketahui setelah pemilik, Deny Eko Setiawan setelah mendapat laporan dari pihak kepolisian. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp 5 juta akibat kerusakan mesin tersebut. “Pelakunya masih dalam proses penyelidikan. Nanti akan kita periksa rekaman cctv yang terpasang di ruko tersebut,” kata Sudarno.

Sementara itu ketika mencoba mengkonfirmasi ke petugas teras BRI, semua bungkam dan tidak mau memberikan keterangan atas kejadian ini. Alasannya harus ijin terlebih dahulu dengan atasan mereka. Sementara itu dari rekaman closed circuit television (CCTV) yang ada di Kantor Teras BRI tersebut serta toko disekitar lokasi kejadian, pelaku pencurian ini berjumlah dua orang. Pemilik toko variasi dan audio yang berada satu deretan dengan ruko Kantor Teras BRI Raden Fatah, Refki Sarwandi (33) mengatakan dirinya pada malam kejadian ada di dalam toko miliknya. Namun dirinya tidak mengetahui persis kejadian tersebut. Refki mengatakan dirinya mengetahui sekira pukul 04.00WIB, setelah dibangunkan tetangganya.”Kejadian ini, sirine di kantor itu tidak berbunyi sama sekali, itulah aku juga bingung alarm juga tidak hidup,” terang Refki. Refki juga mengatakan, jika dilihat di rekaman CCTV milik toko beras yang berada persis di samping Kantor Teras BRI, pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan mobil. Satu pelaku masuk ke dalam ruko, sementara satu orang menunggu di luar. “Menurut rekaman CCTV seperti itu. Baik CCTV di Teras BRI maupun di toko beras sebelahnya,” demikian Refki. (bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *