Seluma Contoh KTM Lagita BU

Featured Seluma

Disnaker Usul Program Transmigrasi Berbasis Kawasan

RBO, SELUMA – Pembangunan transmigrasi merupakan bagian integral dari pembangunan nasional dan daerah. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan, terutama di kawasan yang masih terisolasi atau tertinggal. Tujuannya meningkatkan kesejahteraan para transmigran dan masyarakat sekitarnya. Saat ini pembangunan transmigrasi dilaksanakan berbasis kawasan. Di kabupaten Seluma rencana kawasan transmigrasi diusulkan di wilayah Kecamatan Ulu Talo, Talo Kecil dan Semidang Alas. “Tahun ini Disnaker masih berupaya mengusulkan program kawasan transmigrasi ke kementrian. Sudah disetujui provinsi, mudah-mudahan bisa disetujui dan direalisasikan di tahun 2021 mendatang,” ujar Kadisnakertrans Seluma, Riduan Sabrin ST, Senin (13/1).

Kawasan transmigrasi rencananya dipusatkan di wilayah eks desa transmigrasi dengan pusat ibu kota yang akan dipusatkan di Desa Pagar Banyu Kecamatan Talo. “Berdasarkan perencanaannya, tahap pertama akan dibangun akses link jalan dari Desa Pajar Bulan, tembus Ulu Alas nyeberang Talo sampai ke Desa Simpur Ijang turun ke Kelurahan Bunga Mas. Link alternatif yakni dari Bunut Tinggi, Pagar Banyu, Napalan, Sungai Petai, Batu Balai naik ke Ulu Talo.

Untuk merealisasikan rencana itu, setidaknya disiapkan lahan lebih kurang 40 ribu hektar dengan gelontoran dana pusat senilai Rp 2,5 triliun. “Selain akan dibangun akses jalan, pasar, pusat pendidikan dan kesehatan, serta fasilitas lainnya. Seperti pusat perkotaan daerah transmigrasi yang pernah diterapkan di Lagita Ketahun Bengkulu Utara,” ujar Ridwan Sabrin.

Untuk mewujudkan rencana itu, perlunya peran serta dan dukungan semua pihak, agar pemerataan pembangunan di Seluma terwujud. (one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *