Target Nomor Satu, NasDem Sebut Ada Kandidat Cagub Alternatif dari DPP

Featured Politik

ESD : Karena Target Kita Nomor Satu

RBO, BENGKULU – Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi SE atau sering disingkat ESD menyebutkan sebenarnya dari instruksi DPP dengan modal lima kursi DPRD Provinsi yang dimiliki oleh DPW Partai NasDem saat ini. Maka kader NasDem ditargetkan maju dalam Pilkada Gubernur (Pilgub) Bengkulu. “Kalau hasil koordinasi dan konsolidasi kita dengan DPP beberapa waktu lalu di Bengkulu, DPP menginginkan kader terbaik NasDem itu maju dalam Pilkada Gubernur dan diinstruksikan menjadi Bakal Cagub, bukan Cawagub,” ungkap ESD saat diwawancarai jurnalis, Senin (12/1).

Namun dalam hal ini, DPW lanjut ESD tetap akan menunggu bagaimana keputusan akhir DPP untuk Pilkada, khususnya Pilgub, kalau untuk nama kader sendiri. Seperti yang sering disampaikan ada Ketua DPW Dr H. Ferry Ramli SH, MH, lalu H. Dedy Ermansyah SE, juga Hj. Leny Haryati John Latief SE, M.Si.

“Kalau untuk nama kader itu yang sudah sering kita dengar. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti ada dari DPP yang dicalonkan., Karena apa? Karena memang target kita gak mau nomor dua. Kader NasDem maju Pilgub sebagai nomor satu, target kita bersama DPP saat itu, kenapa harus nomor dua kalu kita bisa nomor satu,” lanjutnya.

Selain nama-nama kader yang ada di daerah, kata Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bengkulu ini, DPP juga punya alternatif Cakada untuk Pilgub dari DPP.

“Ada dua nama di DPP yang memang satu mempunyai darah garis keturunan orang Bengkulu, satu lagi kader NasDem yang memang petarung dan dia biasa bertarung menjadi nomor satu kemudian menang. Siapa dua nama dari DPP itu kita lihat saja nanti,” kata ESD.

Kemudian untuk salah satu kader NasDem yang juga mantan anggota Fraksi NasDem di Senayan periode sebelumnya, dr Anarulita Muchtar yang digandeng Dr (Hc) H. A Hijazi maju dalam Pilgub lewat jalur independen, ESD mengatakan, silakan saja. “Silakan saja. Itu hak beliau untuk maju. Dan maju lewat jalur independen, itu kan pilihan dia. Seharusnya kan lewat partai, tapi itu pilihan dia secara pribadi. Intinya, siapapun yang akan diusung oleh NasDem nanti dalam Pilgub salah satu dari pasangan itu adalah kader kita,” pungkasnya. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *