Agusrin Jadi Kader PDIP, Berpeluang Diusung Pilgub

Featured Politik

Jaya Marta: Saya Mendorong Berpasangan dengan Herliardo

RBO, BENGKULU – Apa kabar Agusrin? Jadi ikut pilkada gubernur? Ini rahasianya menurut orang dekat Agusrin M Najamuddin yang juga anggota Fraksi PKB DPRD Kota Bengkulu Jaya Marta S.Sos, MM.

      Jaya Marta membeberkan satu rahasia yang mungkin selama ini banyak orang Bengkulu belum tahu terkait langkah politik yang telah dilakukan oleh mantan Gubernur Agusrin M Najamuddin. “Saya ini seorang kader PKB, dan secara kepartaian saya mendorong agar Agusrin maju Pilgub berpasangan dengan Ketua DPW kami Herliardo S.Ag. Sedangkan untuk Agusrin sendiri, mungkin banyak yang belum tahu. Bahkan orang dekat di seputaran Agusrin sendiri banyak yang tidak tahu, namun saya sudah diberitahu oleh beliau (Agusrin-red), dimana dia sebenarnya sejak empat atau lima bulan lalu sudah mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan. Agusrin saat ini adalah kader PDIP dan terdaftar di DPP,” ungkap Jaya Marta saat ditemui di rumahnya, Rabu (15/1).

      Dijelaskan oleh Jaya Marta, dia sudah berdiskusi langsung empat mata dengan Agusrin. Jika Allah SWT mengizinkan, maka dalam Pilgub Bengkulu kali ini, Agusrin kembali maju.

 “Karena dia merupakan kader PDIP. Jadi menurut perhitungan kami, sudah barang tentu Agusrin berpeluang besar diusung oleh partainya. Bahkan Agusrin satu-satunya kandidat yang mendapat dukungan langsung dari Presiden Indonesia Pak Jokowi. Dimana Jokowi kita ketahui juga merupakan kader PDIP,” jelasnya.

      Dengan tujuh kursi yang dimiliki oleh PDIP di DPRD Provinsi, maka Jaya Marta sangat berharap partainya yaitu PKB dapat berkoalisi bersama-sama mengusung Agusrin. “PKB punya empat kursi, PDIP tujuh artinya sudah cukup untuk maju mendaftarkan Paslon. Namun ada beberapa Parpol lainnya seperti Gerindra yang juga berpeluang menjadi pengusung Agusrin,” terangnya.

      Dan terkait status hukum Agusrin, dimana banyak yang menspekulasikan bahwa Agusrin masih belum bisa maju Pilgub lantaran belum lima tahun bebas dari penjara. Jaya Marta memastikan hal itupun sudah mereka kaji secara mendalam.

 “Mana ada dalam aturan itu menyebutkan demikian? (Lima Tahun Bebas-red) gak ada. Kalaupun ada, Agusrin itu sudah lebih dari lima tahun dia bebas dari hukuman yang menjeratnya sebelumnya,” kata Jaya Marta.

      Kemudian untuk kandidat Calon Wakil atau pasangan Agusrin nanti. Walaupun dia merekomendasikan Herliardo selaku Ketua DPW PKB, namun hak sepenuhnya yang memutuskan siapa pasangannya nanti ada pada Agusrin sendiri.

 “Sudah ada beberapa nama selain Herliardo. Juga ada Leny John Latief, lalu Rosjonsyah, Ihsan Fajri, Rektor Unihaz Yulfiperius, David Suardi, juga ada pimpinan media. Kalau kita lihat dari pengalaman sebelumnya, ketika menetapkan Ustadz Junaidi Hamsyah sebagai pasangannya dulu, Agusrin melakukannya malam hari tepat malam sebelum pendaftaran ditutup. Jadi menit-menit terakhir biasanya pasangannya itu ditetapkan,” pungkasnya.

      Sebelumnya diketahui mantan Gubernur Agusrin M Najamuddin dulu merupakan kader Partai Demokrat, bahkan dia pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu.

Sebelumnya juga dari Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu Hj. Elva Hartati Murman S.Ip, MM pernah mengatakan bahwa siapa kandidat Cakada yang akan diusung oleh PDIP masih belum ditetapkan oleh DPP.

 “Kalau sekarang masih di tangan DPP, dan nanti DPP yang akan memutuskan siapa kandidat calon yang akan diusung,” kata Elva. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *