Agusrin Jadi Kader PDIP, Pengurus di Bengkulu Belum Tahu

Featured Pemda Provinsi Politik

Edwar Samsi : Bisa Saja Kader dari DPP, Setahu Saya Beliau Demokrat

RBO, BENGKULU – Adanya kabar yang mengatakan mantan Gubernur Bengkulu, Ir. H. Agusrin M Najamudin sudah menjadi kader PDI Perjuangan oleh Politisi, Jaya Marta, Ketua DPC PDI Perjuangan Kepahiang, Edwar Samsi, S.Ip, MM mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak mengetahui hal tersebut. Sebab Agusrin tidak masuk PDI Perjuangan di daerah. “Karena memang menjadi kader PDIP bisa melalui PAC, DPC, DPD, serta bisa di DPP. Kalau di daerah, kita belum tahu (Agusrin-red) mungkin di pusat. Setahu kita Agusrin Demokrat dulu,” ungkap Edwar kepada radarbengkuluonline.com, Kamis (16/1).

Disinggung ada kemungkinan Agusrin diusung PDIP dalam Pilkada Gubernur September 2020, Edwar mengatakan, kemungkinan selalu ada. Baik bagi kader maupun non kader. “Kalau pun kader (Agusrin, red) belum tentu (Diusung PDIP, red) karena ada proses fit and proper test. Kan seperti itu. Kalau itu telah keputusan partai, siapapun yang diusung akan kami pilih serta berusaha memenangkannya. Karena kami pengurus di daerah ini tegak lurus taat kepada DPP partai. Seperti yang disampaikan ketua umum,” terang Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bengkulu ini.

Disisi lain, Edwar menuturkan, dari 270 Pilkada se-Indonesia pada 2020 ini ditargetkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri yang disampaikan di dalam Rakernas PDIP beberapa hari lalu harus menang 60 persen.

“Kalau kita tarik ke Provinsi Bengkulu, gambarannya seperti itu. Jadi PDIP di Bengkulu, harus menang 60 persen dari 9 Pilkada yang berlangsung nanti. Cukup alasan. Contohnya di Bengkulu, PDIP menjadi pemenang ditingkat provinsi, sebab bisa mendudukan 7 kursi dewan. Kemudian di kabupaten/kota, menempatkan 6 pimpinan dewan dengan 3 diantaranya ketua,” papar Edwar.

Dipaparkan Edwar, daerah yang menyelenggarakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun ini hampir semuanya tempat PDIP menjadi pemenang. “Misalnya di Bengkulu Utara, Seluma dan Bengkulu Selatan kita merupakan ketua dewan disana. Sedangkan di Rejang Lebong, Benteng dan Kaur, semua laksanakan Pilkada kecuali Benteng. Tinggal lagi kita melihat siapa yang direkomendasikan. Sekali lagi kalau kami tetap tegak lurus ikut apa yang diperintahkan partai,” pungkasnya.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *