Mukomuko Bangun Pabrik Tepung Ikan

Featured Mukomuko

RBO, MUKOMUKO – Dengan mengucurnya bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) ke Desa Pasar Bantal, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko melalui program Pilot Inkubasi Inovasi Pembangunan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) sebesar Rp 1 miliar, dapat dipastikan Mukomuko akan memiliki pabrik tepung ikan.

“Ya, memang, tahun lalu ada program PIID-PEL turun ke Desa Pasar Bantal sebesar Rp 1 miliar. Dana itu untuk membangun pabrik tepung ikan,” ungkap Kabid Pengembangan Ekonomi dan Usaha Masyarakat (PEUM) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mukomuko, Juni Erwani, SIP kemarin.

Saat ini, pabrik tepung ikan itu sedang dalam pembangunan. Pemasangan instalasi mesin-mesin. Kemudian akan dilanjutkan dengan pelatihan para pekerja.

“Jadi program dari kementrian ini, bekerjasama dengan pihak ketiga. Pihak ketiga ini sebagai teknisi, yang akan melatih para pekerja, termasuk nanti tepung ikan itu mereka yang membeli. Jadi pasarnya sudah ada,” jelasnya.

“Dari dana Rp 1 miliar itu, sebagian dimanfaatkan membuat kapal, itu sudah dilaksanakan. Kapal ini akan digunakan menangkap ikan di laut sebagai bahan baku,” sambung Juni.

Kendati sudah ada kapal untuk mencari bahan baku, dipastikan pabrik tersebut bakal membeli ikan dari nelayan untuk dijadikan bahan baku. Sebab kapasitas pabrik tepung ikan di Pasar Bantal itu sekitar 1 ton per jam. Desa Pasar Bantal selaku pengelola pabrik, diminta memenuhi permintaan pembeli yang kerjasamanya sudah terjalin.

“Tapi enaknya, bisa dikatakan, semua jenis ikan bisa dijadikan bahan baku. Kalau pabrik ini sudah jalan, kemungkinan tidak ada lagi nelayan yang membuang ikan. Kemungkinan pabrik tepung ikan ini siap menampung. Harapan kita dengan adanya pabrik ini, juga berimbas positif pada nelayan kita,” pungkas Juni. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *