Pelayanan PDAM Kepahiang Dikeluhkan, Gaji Karyawan Ngutang

Featured Kepahiang

RBO, KEPAHIANG – Komisi III DPRD Kabupaten Kepahiang minta managemen PDAM Tirta Alami Kepahiang membenah dalam pelayanan air bersih untuk masyarakat. Sejauh ini banyak masukan dari masyarakat terkait dengan buruknya pelayanan air bersih yang diberikan PDAM. “Bahkan ada yang datang kerumah sambil menangis terkait ketersediaan air bersih ini. Hari ini (kemarin red) saya mau jawaban yang kongkrit dari Direktur PDAM terkait Permasalahan air bersih ini. Sehingga saya bisa menjelaskan kepada masyarakat, jika ada permasalahan agar secepatnya mencari solusi,” ungkap ketua Komisi III DPRD Kepahiang, Candra saat heraing dengan PDAM Selasa,(21/1).

Ditambahkan anggota Komisi III, Wansah permasalahan dimanagemen PDAM ini sepertinya tidak pernah selesai. Jika memang ada yang berat baik itu mengenai keuangan administrasi dan lain sebagainya, mestinya pihak PDAM dapat segera menyampaikan. Jangan membiarkan masyarakat menjadi korban kesulitan air bersih. “Jujur saya katakan baru hari ini saya bertemu dengan direktur PDAM Kepahiang ini sejak dilantik. Jika ada masalah mari bersama kita selesaikan dan kita benah PDAM ini dengan baik,” pungkasnya.

Direktur PDAM Tirta Alami Sudarmin, SH dalam hearing tersebut mengatakan, tata kelola PDAM baik itu teknis maupun non teknis termasuk Administrasi Keuangannya saat ini mengalami kendala atas defisit yang terjadi atas biaya operasional PDAM selama ini. Termasuk perbaikan jaringan dan pemeliharaannya serta sumber air itu sendiri yang saat ini berkurang,Pendapatan PDAM Tirta Alami ini bersumber dari rekening air yang ditarik dari pelanggan PDAM itu sendiri yang saat ini jumlahnya sangat minim, bahkan untuk membayar gaji pegawai saja tidak cukup, hingga saat ini gaji pegawai PDAM masih terhutang. “Kami sudah buat tim penagihan kepada pelanggan tapi tetap saja tidak bisa menutupi beban operasional. Perbaikan dibeberapa titik sudah kami lakukan walaupun hal ini belum sepenuhnya menyelesaikan permasalahan kebutuhan air bersih yang ada,” jelas Sudarmin.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *