Wisata Air Terjun Talang Buai Diabaikan Pemerintah

Featured Mukomuko Pariwisata

Selama Januari 4 Bunga Bangkai Mekar

RBO, MUKOMUKO – Banyak objek wisata yang bisa menarik minat wisatawan ke Kabupaten Mukomuko. Salah satunya wisata air terjun yang berada di Desa Talang Buai, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko. Selain dari sisi keindahan dan kesejukan, wisata air terjun tersebut juga memiliki potensi lain. Seperti seringnya ditumbuh bunga bangkai raksasa atau bunga dengan bahasa latin Amorphophallus. Untuk menuju ke ke air terjun tersebut bisa menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Jarak tempuh dari pusat Kota Kabupaten Mukomuko hanya sekitar kurang lebih 1 jam.

Namun sangat disayangkan, potensi wisata tersebut belum dimanfaatkan atau belum disentuh tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko. Mulai dari akses jalan, fasilitas seperti tempat duduk, dan pondok tempat bersantai belum tersedia dengan baik. Padahal jika wisata air terjun ini dilestarikan dengan baik, ekonomi kerakyatan pun bisa tumbuh dengan baik.

“Kami sudah pernah mendatangi Dinas Pariwisata menyampaikan proposal. Namun, sampai saat ini tidak ada tanggapan apa pun. Kami sangat menyayangkan jika pemerintah enggan mengelola air terjun ini dengan baik. Karena wisata air terjun ini juga sering ditumbuhi bunga bangkai, sayang sekali kalau tidak dikelola,” ungkap wakil ketua panitia pengelolaan air terjun setempat, Frayoga, S.Pd.

Sebenarnya, wisata air terjun ini sudah banyak yang mengetahuinya, namun karena keterbatasan fasiltas. Jadi, menjadi kendala bagi pengunjung untuk mendatangi wisata air terjun ini. Sebenarnya, air terjun ini memiliki daya tarik yang luar biasa untuk mendatangkan pengunjung.

Selama ini, untuk menyediakan fasilitas di kawasan air terjun tersebut hanya mengandalkan kerjasama karang taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat Desa Talang Buai.

“Pemerintah Daerah selama ini, bisa dikatakan seperti menutup mata dan tidak peduli terhadap potensi wisata air terjun ini,” pungkas Frayoga.

Lanjut Frayoga, masyarakat Desa Talang Buai sangat berharap adanya bantuan dan simpati dari pemerintah untuk melestarikan wisata air terjun yang sering ditumbuhi bunga bangkai ini. Setiap bunga yang tumbuh di kawasan air terjun tersebut, karang taruna dan panitia air terjun berswadaya membuat pagar supaya bunga yang tumbuh tidak dirusak oleh pengunjung.

“Setiap bunga yang tumbuh kami selalu memberitahukan kepada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Namun sejauh ini belum ada simpati dari pemerintah untuk melestarikannya, sehingga bisa mengenjot pengunjung.”

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mukomuko tahun 2020 ini mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat dengan pagu senilai Rp 3,9 Miliar. Dimana dana tersebut diperuntukkan untuk pengembangan dan penataan wisata.(ide/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *