Terbaring Sakit, Walikota Antarkan Langsung e-KTP Milik M. Rifki

Featured Kota Bengkulu

RBO, BENGKULU – Muhammad Rifki, siswa SMAN 6 Kota Bengkulu yang berulang tahun ke-17 pada Selasa kemarin, ternyata mendapat hadiah tak terbayangkan oleh dia. Pasalnya, Rifki langsung dikunjungi Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan wakil walikota Dedy Wahyudi di rumahnya di Kelurahan Penurunan. Saat dikunjungi rombongan Walikota, Rifki dalam kondisi sakit.

Rencananya, Rifki mau diberikan kejutan kue ulang tahun di sekolah. Namun pada saat walikota dan wawali datang ke SMAN 6, Rifki tidak masuk karena sedang sakit. Ia sudah dua hari tidak sekolah karena sakit.

Tak lupa dalam kunjungan itu, Helmi mendoakan Rifki agar diberikan kesembuhan oleh Allah dan juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Rifki. Kemudian, Helmi memberikan kartu e-KTP kepada Rifki yang usinya sudah 17 tahun.

“Sudah 17 tahun, artinya bukan anak-anak lagi. Sudah dewasa. Usia 17 tidak boleh lagi bolos sekolah. Sama orangtua harus sopan dan patuh. Salatnya harus tepat waktu berjamaah di mesjid,” ujar Helmi.

Setelah menerima kartu e-KTP, Rifki diminta membacakan sebuah pantun yang tertulis diamplop e-KTP yang ia terima, yang berbunyi ‘Ke Taman Berkas Jangan Melamun, Jangan Lupa Beli Cucur, Sekarang Ananda Sudah 17 Tahun, Jangan Lupa Bersyukur.’ “Sekarang sudah dewasa, jangan sampai terlalu banyak main-main lagi. Karena sudah dewasa punya tanggungjawab terhadap adik-adik, terhadap orangtua sehingga harus bersemangat. Kalau sekolah harus sampai ke sekolah. Jangan bolos,” katanya.

Saat diwawancarai, Helmi mengatakan bahwa dirinya bersama wawali sengaja mengantarkan e-KTP langsung ke alamat warga yang pertama kali menerima KTP di usia ke-17.

“Kenapa harus diantar KTP nya? Pemerintah Kota (Pemkot) ingin menghadirkan kebahagiaan. Saat-saat paling bahagia itu adalah usia 17 tahun, yakni usia meninggalkan anak-anak dan masuk usia dewasa. Maka disaat paling bahagia itu pemerintah hadir. Mengantarkan langsung KTP nya kepada siapa saja yang berulang tahun ke 17. Itu visi misi walikota dan wawali menghadirkan kebahagiaan,” terangnya.

Maka dari itu, jika ada masyarakat Kota Bengkulu yang sakit, diharapkan kehadiran mereka akan merasa lebih baik dan bahagia.

“Yang sakit ini, kami datangi ke rumahnya agar dia juga mendapatkan perhatian pemerintah. Bagi warga yang berusia 17 tahun, tunggu saja akan dibagikan e-KTP langsung ke alamat. Karena kami tidak ingin memberikan pesan-pesan. Itu alasan langsung antar ke alamat,” tuturnya.

Sementara itu, ayah kandung Rifki, Mardion merasa sangat senang dan bangga anaknya mendapat perhatian begitu besar oleh pemerintah Kota Bengkulu sampai-sampai walikota dan wawali datang langsung. “Kami sebagai orangtua sangat senang dan bangga. Terima kasih pak walikota dan wakil walikota. Kami doakan program-program pemerintah Kota Bengkulu berjalan lancar dan sukses,” tutupnya. (ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *