Perhatian Gubernur Bengkulu Untuk 10 Kabupaten/Kota Full

Featured Politik

Sumardi : Diberikan Secara Adil dan Merata 

RBO  >>>   BENGKULU  >>>   Menurut Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Drs H. Sumardi MM, perhatian yang diberikan oleh Gubernur Bengkulu, Dr H. Rohidin Mersyah MMA untuk 10 daerah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu sebenarnya sudah diberikan full secara adil dan merata.

    “Perhatian Gubernur Bengkulu terhadap kabupaten/kota itu full untuk mereka, itulah yang dikerjakan. Karena daerah Provinsi Bengkulu ini dibagi 9 kabupaten tambah satu kota untuk daerah tingkat II, 10 daerah tingkat II inilah yang jadi fokus saat pembangunan itu akan dilaksanakan, dibagi secara adil dan merata sesuai dengan keperluan. Bukan selera. Sesuai kebutuhan apa yang harus diatasi. Sebab fungsi APBD itu adalah mengatasi persoalan-persoalan kini dan masa datang. Itulah yang direncanakan dan menjadi program kerja ke depan,” ungkap Sumardi saat ditemui diruangan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu sebelum salat Jumat, kemarin (24/1).

   Itulah fungsi APBD menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Sekarang pertanyaannya apakah di daerah-daerah itu pembagiannya sama besar? Tentu tidak. Karena prinsipnya adalaah sesuai kebutuhan mengatasi persoalan yang sudah ada sesuai kebutuhan.

    “Misalnya untuk Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Itu mereka butuh bibit kopi sambung untuk petani dan perkebunan, itu dibantu bibit kopi sambung. Kemudian dia butuh bibit pala, dibantu bibit pala. Kemudian dia butuh gorong-gorong, atau kalper, itu dibantu gorong-gorong serta kalper. Kita siapkan itu di samping juga menyelesaikan jalan-jalan provinsi yang sudah puluhan tahun belum pernah di hotmix, itu di hotmix. Baik melalui dana DAK maupun APBD. Tetapi Gubernur punya peta sendiri, prioritas untuk infrastruktur irigasi maupun jalan. Dari peta itu beliau petakan sedemikian rupa,” terang Sumardi.

   Untuk beberapa titik jalan yng belum selesai, seperti untuk Kepahiang ada salah satu titik jalan provinsi yang akan diselesaikan tahun 2020 ini. “Yang di Kepahiang sempat saya cek langsung, ada yang dikerjakan APBD ada yang dari DAK. Nah, semuanya bagus-bagus. Demikian juga Rejang Lebong. Saya tidak hapal nama jalannya. Demikian juga Lebong, cuman ada yang komentari apakah sama panjang jalannya? Tentu itu tidak sama. Cuman kita kerjakan yang prioritas. Sebab APBD kita terbatas. Ada skala prioritas, mendahulukan yang prioritas, begitu juga dengan irigasi. Itu masih banyak yang harus kita kerjakan. Sebab PAD kita kecil. Dana transfer sudah ditargetkan, eh dikurangi lagi.’’

    Sebab itu, perhatian Gubernur sudah adil dan merata. sesuai prioritas kebutuhan. ‘’Kalau ada yang mengatakan Gubernur kita tidak adil, itu gak benar. Sebab saya tahu, mulai dari pejabat pun beliau sudah bagi sedemikian rupa. Artinya, bukan adil empat sama empat. Tapi disesuaikan dengan kebutuhan oleh daerah-daerah. Misalnya jalan, bibit pertanian, dan yang lain.’’

   Kemudian, beliau juga selalu mengarahkan pembangunan jalan negara mendahulukan daerah yang prioritas. Oleh karena itu, tidak benar sama sekali kalau ada yang mengatakan tidak adil. ‘’Kenapa demikian? Sebab Gubernur ini bapaknya orang Bengkulu. Bukan bapaknya orang Manna saja. Tapi seluruh 10 kabupaten/kota ini dilakukaan pembangunan secara adil dan merata,” pungkas Sumardi. (idn) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *