CPNS Pemprov: Tes SKD Dibagi Dua Sesi

Featured Pemda Provinsi

100 Soal, Waktu 1 Setengah Jam

RBO, BENGKULU – Setelah adanya keluaran surat edaran Nomor : 813/0340/BKD/2020 tertanggal 23 Januari yang lalu terkait Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemda Provinsi Bengkulu. Maka dari tertuang dalam surat tersebut ada sebanyak 688 peserta yang akan ikut tes. Seleksi itu akan berlangsung di Gedung Unib sudah dipersiapkan komputer sebanyak 345 unit. Dalam pelaksanaannya nanti akan dibagi dua sesi bagi para peserta, pertama dimulai pada pukulu 08.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB sedangkan yang kedua dari pukul 10.00 Wib hingga pukul 11.30 WIB. Dari informasi yang ada jumlah yang ada untuk soal SKD ini sama dengan tahun sebelumnya.

Untuk SKD, terdiri dari soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas (passing grade) 143 poin, Tes Intelegensia Umum (TIU) nilai ambang batasnya 80 poin dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) nilai ambang batasnya 75 poin. Dengan jumlah soal ada 100, terdiri dari 35 soal TKP, 30 Soal TIU dan 35 soal TWK. Dipastikan para peserta akan mulai seleksi kompetensi daar (SKD) ini berlangsung pada tanggal 9 Februari mendatang, dengan catatan para peserta lebih dahulu datang sekira 90 menit sebelum tes dimulai. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemda Provinsi Bengkulu Ir Diah Irianti M.Si menerangkan, agar para peserta dapat menaati tata tertib yang sudah ada. Kemudian sebisa mungkin, para peserta dilarang merokok di dalam ruangan tes.

“Ya, jadwalnya sudah keluar berlangsung pada 9 Februari mendatang untuk SKD. Perserta diharapkan hadir sebelum 90 menit pada pelaksanaan dimulai,” terangnya kemarin Minggu (26/1) ke radarbengkuluonline.com, Kemudian Diah menambahkan, para peserta juga mewajibkan berpakain rapi untuk pria dan wanita baju kemeja putih dan celana hitam atau rok untuk wanita serta memakai sepatu pantofel. Bahkan dalam registrasi sebelum pelaksanaan sama seperti tahun sebelumnya dengan sistem online. Membawa kartu tes kemudian diwajibkan membawa E KTP peserta yang asli. Diah juga meminta agar para peserta tidak percaya dengan calo yang memberikan iming iming agar dapat meluluskan seleksi tersebut.

“Sebisa mungkin agar percaya diri, dan tidak mengikuti kalau ada yang meminta uang silakan melapor. Karena sudah banyak laporan calo CPNS ini di Polda,” pungkas Diah. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *