Kelompok Replanting Sawit Tanjung Muara Dipungut Biaya

Bengkulu Utara Featured

Ketua Kelompok: Atas Kesepakatan Rapat Bersama

RBO, ARGA MAKMUR – Program Nasional berupa replanting kelapa sawit Desa Tanjung Muara, Kecamatan Pinang Raya, menjadi sorotan publik. Kepanitian kelompok replanting tersebut di duga terindikasi melakukan pungutan liar (pungli). Menurut pantawan jurnalis koran ini, anggota replanting yang berjumlah lebih dari 60 orang itu di pungut biaya 500 ribu rupiah yang dilakukan secara bertahap.

Tahap awal anggota di pungut biaya sebanyak 150 ribu rupiah dan sisa nya menungu kegiatan berjalan. Salah satu anggota replanting Desa Tanjung Muara SL (28) mengatakan kepada jurnalis koran ini jika dirinya telah menyetorkan dana iuran tersebut sebanyak Rp150 dan sepakat sisanya setelah program berjalan. “Seluruh angota replanting di pungut iuran tahap pertama Rp150 ribu dan sisanya menunggu program berjalan,” ungkapnya.

Terpisah, Kpala Desa Tanjung Muara, Apriyanto membenarkan pungutan tersebut. Dia mengatakan pungutan tersebut digunakan ketua kelompok dan angota panitia sebagai dana oprasional. “Kesepakatan awal benar 500 ribu rupiah iuran tersebut, namun dilakukan secara bertahap. Tahap awal ini baru 150 ribu rupiah yang di setor angota ke ketua kelompok. Sesuai kesepakatan musyawarah kelompok replating tersebut, saya menghadiri musyawarah itu,” kata Kades.

Ketua Kelompok Replanting Desa Tanjung Muara, Arlan Sidi saat dihubungi jurnalis koran ini via telpon tidak mengelak soal iuran angota replanting itu. Dia menyampaikan, iuran tersebut telah melalui kesepakatan musyawarah di desa yang dihadiri Kepala Desa saat itu. Belum semua angota replanting menyetorkan iuran itu kepadanya. “Benar ada iuran angota. Namun iuran itu sesuai kesepakatan dan tidak ada paksaan saat musyawarah. Dana tersebut juga untuk keperluan kepengurusan angota dan dana transpor pengurus. Setidaknya ada enam pengurus kelopok replanting ini,” singkat Arlan Sidi. (bri)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.