Sampah di Kontainer Danau Nibung Sampai Meluber dan Berbau Busuk

Featured Mukomuko

RBO, MUKOMUKO – Wisata di Danau Nibung saat ini terus mengalami kemajuan. Ini membuat Danau Nibung semakin dicintai sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Mukomuko. Bahkan, dengan kemajuan Wisata Danau Nibung saat ini, kerap diklaim sebagai salah satu keberhasilan Pemkab Mukomuko.

Sayangnya, sampah, masih menjadi persoalan bagi wisata Danau Nibung Kabupaten Mukomuko. Baru-baru ini, pengunjung dan pedagang Danau Nibung mengeluh dengan bau busuk yang bersumber dari kontainer sampah. Satu unit kontainer itu milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang sengaja diletakan di kawasan objek wisata Danau Nibung untuk menampung sampah dari para pedagang maupun pengunjung.

Menurut keterangan salah seorang pedagang Danau Nibung, Robianto, kontainer di Danau Nibung itu sudah lama tidak diangkut oleh dinas terkait. Sehingga menyebabkan sampah meluber. Pada pedagang terpaksa membuang sampah disekitar kontainer. Lantaran tidak ada ruang lagi di kontainer tersebut.

“Setahu saya sejak tahun baru hingga saat ini (kemarin), kontainer ini tidak pernah lagi diangkut. Biasanya, belum penuh sudah diangkut, jadi kami bisa buang sampah ke dalam kontainer. Kalau udah penuh gini terpaksa kami letakan dekat kontainer, mau di dalamnya sudah gak muat,” beber Robianto kemarin.

Menurut Robi, tidak hanya mengganggu pemandangan. Sampah yang sudah lama menumpuk itu saat ini mengeluarkan aroma tak sedap. Jelas itu menggangu pengunjung dan merugikan para pedagang. Khususnya pedagang yang berada dekat dengan titik kontainer.

“Tidak menutup kemungkinan sampah yang sudah membusuk itu, bisa menjadi sumber penyakit. Danau Nibung setiap hari terus ramai pengunjung,” kata Robi.

Ia berharap, Dinas terkait segera mengangkut sampah yang ada di kontainer di objek wisata Danau Nibung yang sudah beraroma busuk ini.

“Kami berharap bisa diangkut dengan segera. Aromanya sudah sangat tidak sedap,” pungkasnya.

Sementara, Kadis LH Mukomuko, Suwarto, S.Pd ketika dikonfirmasi kemarin mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Ia berjanji akan segera menindak lanjuti persoalan sampah di Danau Nibung itu.

“Terimakasih informasinya. Akan segera kita tindaklanjuti,” singkat Suwarto. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *