Hasil Limbah Batu Bara Sungai Menjanjikan

Bengkulu Tengah Featured Lingkungan

Penambang Hasilan Ratusan Ribu Perhari

RBO, BENTENG – Sejumlah warga Desa Kancing Kecamatan Karang Tinggi sejak lama mendulang limbah batu bara sungai di desa setempat, tepatnya sejak tahun 2009 silam.

“Selama ini, jika musim hujan air sungai itu dalam, sehingga warga sulit untuk menjangkau ke dasar sungai, setelah intensitas hujan berkurang warga bisa kembali langsung turun mendulang limbah batu bara,” kata Kepala Desa Kancing, Ikhsan, kemarin (10/2).

Dikatakannya, pada saat sungai dalam keadaan normal, warga yang berkelompok mencari batubara setiap harinya terkadang hanya mendapat sekitar 8 karung. Sedangkan jika musim kemarau datang, pendapatan cukup lumayan, setiap hari terkadang bisa mengumpulkan 15 karung, jadi masih cukup menjanjikan.

Dijelaskan Ikhsan, bila dijual pada toke atau pedagang pengumpul dibeli dengan harga sekitar Rp 12 ribu per karung. “Satu perahu rakit bisa beranggotakan empat orang, bila dibandingkan mencari ikan di sungai, penghasilan lebih tinggi mencari limbah batu bara ini,” tambahnya.

Sementara itu, dengan menekuni profesi sebagai pencari limbah batu bara di sungai, para pendulang bisa berpenghasilan hingga Rp 180 ribu per hari.

Dibagian lain, seorang penampung limbah batu bara di Benteng, Buyung menuturkan, perolehan penambang saat ini ada peningkatan.

Namun, masalahnya harga beli batu bara tersebut agak sedikit turun, dari biasanya. Harga itu turun karena permintaan pedagang besar di kawasan pelabuhan Pulau Baai Bengkulu juga masih lesu akibat stok di pelabuhan masih menumpuk. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *