Dewan Panen Aspirasi, Rakyat Banyak Masalah

Featured Pemda Provinsi Politik

RBO, BENGKULU – Dalam masa reses sidang pertama yang dilaksanakan dari tanggal 10 sampai 14 Februari 2020, dimanfaatkan 45 anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Begitu juga anggota Komisi I DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) Kota Bengkulu, Sefty Yuslinah S.Sos, M.AP, dia turun menyerap aspirasi kepada masyarakat.

Politisi PKS ini menyebutkan, dari beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakat, lagi-lagi mengeluhkan soal bidang infrastruktur jalan, masalah pendidikan, kesehatan, khususnya persoalan iuran BPJS Kesehatan.

“Meski masyarakat sempat melontarkan keluhannya soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan, tapi di satu sisi kita (legislatif,red) apresiasi kebijakan Pemerintah yang telah membatalkan kenaikan iuran BPJS, khususnya kelas III. Itu tidak lepas dari perjuangan Fraksi PKS di DPR RI,” kata Sefty disela-sela reses di Kelurahan Tebeng Kota Bengkulu, kemarin (14/2).

Selain keluhan masalah iuran BPJS Kesehatan, dikatakan Sefty, masyarakat masih banyak menyampaikan usulan terkait pembangunan jalan lingkungan dan drainase, dan lampu jalan yang sebetulnya menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bengkulu.

“Aspirasi masyarakat memang didominasi soal permintaan perbaikan jalan lingkungan, drainase sebagai upaya mencegah banjir, dan penerangan lampu jalan tidak saja di jalan utama, tetapi juga di dalam gang-gang. Masukan dan usulan masyarakat ini, meski bukan kewenangan Pemerintah Provinsi, tapi tetap akan kita tidak lanjuti, berkoordinasi dengan pihak terkait nantinya,” jelas Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Bengkulu ini.

Disamping itu ditambahkan, keluhan lain masyarakat juga terkait bidang pendidikan, seperti, biaya beli seragam serta alat kelengkapan sekolah bagi anak-anaknya yang merupakan tanggung jawab orang tua dan bukan pemerintah.

“Pemerintah diketahui sudah memberikan bantuan kepada pelajar yang tidak mampu dalam bentuk beasiswa ataupun bantuan lainnya. Diharapkan dana bantuan itu agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam menunjang pendidikannya. Belum lagi setiap sekolah juga ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar dipergunakan sebaik-baiknya dan pihak sekolah agar lebih banyak memberikan kemudahan bagi anak didiknya,” tutup Sefty.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *