Magang ke Jerman-Jepang, Lampu Rp 70 M dan Mess

Featured Kota Bengkulu Politik

Disampaikan Dempo Saat Reses di Bentiring

RBO, BENGKULU – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Bengkulu Dempo Xler, SIP M.AP melakukan reses di Kelurahan Bentiring. Wakil Rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini bertujuan menampung aspirasi masyarakat yang selanjutnya akan diakomodir dan dapat segera terealisasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Salah satu pemaparan Dempo, program untuk anggaran pelatihan untuk para ibu dan anak anak. Kemudian mendorong para pemuda Bengkulu agar dapat mengikuti program magang ke luar Negeri.

“Pertama saya melaporkan ke masyarakat, terkait agenda yang saya perjuangkan selama ini artinya reses ini untuk kedepan. Maka kegiatan hasil ini akan dilakukan untuk tahun depan, misalnya memperjuangkan dana pelatihan untuk ibu dan anak anak di Dinas terkait. Kemudian kami menyikronkan program kerja dengan Disnaker, terhadap belajar hingga magang ke Jepang dan Jerman karena ada penambahan kuota, maka anak muda di Bengkulu harus mengikuti itu. Karena para anak muda dapat mendapatkan uang dan banyak menerima pengetahuan,” terangnya Jumat (14/2).

Dempo juga mengatakan saat ini adanya realisasi pemasangan lampu jalan dengan anggaran sebesar Rp 70 miliar. Dimana sebanyak 10 ribu titik baik itu di Jalan Protokol dan di Jalan Perumahan. Menariknya lagi, dirinya juga menyampaikan agar Pemprov berupaya secepatnya memanfaatkan aset yang terbengkalai saat ini Mess Pemda. Dirinya berharap gedung yang sudah dibangun dengan kucuran Rp 53 miliar dapat digunakan. Saat ini Pemprov harus mementingkan masyarakat seperti membuka lapangan kerja dari tenaga lokal sebesar 60 persen. Untuk lelang nya sendiri dapat mengundang para pihak hotel dari luar Kota yang besar. Maka kalau gedung tersebut sudah dipakai, tentunya akan berdampak baik terhadap pendapatan daerah.

“Selain itu ada juga infrastruktur seperti Lampu Jalan, yang saat ini Pemkot sudah menganggarkan ditahun ini sebesar Rp 70 miliar tahun ini dibangun. Kemudian mess pemda agar untuk dilelang, maka harus mengundang hotel besar dari luar Kota seperti Aston dan lain lainnya. Pemerintah jangan meminta keuntungan diawal, namun gedung itu dapat dimanfaatkan dengan komitmen menggunakan perkerja lokal 60 persen. Soal Pendapatan Asli Daerah nantinya pasti akan mengalir,” imbuhnya.

Selain itu dirinya menilai aspirasi yang disampaikan masyarakat ini masih hal paling mendasar terkait infrastruktur yang ada di Kota Bengkulu. Dengan hasil kegiatan ini akan dibawa ke meja dewan untuk dilakukan pembahasan bersama (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *