Pemprov Bengkulu Bangun Talud Kelutum-Simpang Pino

Bengkulu Selatan Featured

RBO, MANNA – Pemprov Bengkulu melakukan pembangunan Talud di Kelutum sampai Simpang Pino. Pembangunan ini dimulai dari Simpang Klutum menuju ke Simpang Tanjung Aur yang menuju akses jalan ke Tanjung Sakti.

Untuk Memastikan pelaksanaan pembangunan jalan ruas Kelutum – Simpang Pino Kabupaten Bengkulu Selatan serta meninjau ruas jalan Kelutum yang sempat terjadi longsor.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melakukan kunjungan kerjanya di Bengkulu Selatan melakukan peninjauan secara langsung, di 2 titik lokasi longsor yang saat ini dilakukan pengerjaan pembangunan Talud.

Camat Pino Raya, Hendri Farizal, SE mengatakan, pembangunan ruas jalan Kelutum – Simpang Pino jelas telah memberikan kelancaran transportasi bagi masyarakat, baik untuk jalur transpotasi umum maupun jalur angkutan hasil perkebunan dan pertanian. “Kami rasakan saat ini sangat membantu masyarakat atas dibenahinya ruas jalan ini. Saya ucapkan terima kasih sekali pada pak Gubernur Bengkulu karena transportasi masyarakat Pasar Pino sampai Tanjung Aur semakin lancar,” kata Hendri saat kunjungan Gubernur beserta rombongan, belum lama ini.

Hal senada juga disampaikan Kades Serang Bulan Wayan yang sudah digantikan oleh Pjs Serang Bulan, Hendri Kurnian. Menurutnya, dipimpin langsung Camat Pino pihaknya bersama masyarakat siap kawal pembangunan, mendukung dan menjaga keamanan pelaksanaan pembangunan ruas jalan dan penanganan longsor di lokasi tersebut. “Kami ucapkan terima kasih juga kepada Pak Gubernur Rohidin, bisa mengecek dan meninjau langsung kondisi di lapangan dan pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor,” katanya.

Sementara itu warga Desa Talang Padang, Harianto mengatakan dengan dibangunnya ruas jalan ini jelas sangat mendongkrak perekonomian masyarakat. “Hadirnya jalan ini sangat bermanfaat bagi warga yang sering melintas dan sangat ramai dilewati warga setiap hari. Apalagi bagi truk pengangkut komoditas sawit, jalan ini memangkas waktu tempuh hingga 1 hari perjalanan menuju pabrik pengolahan,” jelas Harianto.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, pembangunan ruas jalan Simpang Kelutum – Simpang Pino memang telah dilaksanakan pada 2017 lalu. Namun akibat terjadinya longsor di beberapa spot, Pemprov Bengkulu kembali menurunkan pengerjaan untuk dilakukan perbaikan. “Lebih dari itu saya minta dukungan dari masyarakat setempat melalui kepala desa dan camat, kalau pembangunan ini nanti sudah selesai, tolong mari kita sama-sama rawat dan jaga pembangunan ini. Jika ada longsor sedikit mari kita bersihkan bersama sehingga tidak membuat kerusakan lebih parah,” imbau Gubernur Rohidin.

Gubernur Rohidin menjelaskan kondisi infrastruktur utama jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Pemprov Bengkulu di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan akan rampung hingga 2021 mendatang.(AFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *