Tak Sanggup Realisasikan Dana Kelurahan, Silahkan Mundur!

Bengkulu Selatan Featured

RBO, MANNA – Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi terus mengenjot pembangunan dan kemajuan masyarakat. Apalagi saat ini setiap kelurahan mendapatkan dana secara langsung dari pusat.

Gusnan mengingatkan untuk seluruh Lurah di Bengkulu Selatan agar tidak takut mengalokasikan dana kelurahan untuk pembangunan. “Karena dengan pembangunan yang dilakukan disetiap Kelurahan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gusnan.

Hal itu yang menjadi tanggung jawab Lurah untuk megelola uang yang ada dan membangun apa yang belum tercover oleh APBD Kabupaten Bengkulu Selatan.

Lurah juga tidak perlu takut untuk merealisasikan dana tersebut, apalagi takut tersandung hukum asalkan penyalurannya sesuai dengan juknis yang sudah ada. “Kalau memang tidak sanggup atau malah takut. Silahkan mundur saja dari jabatan dan membuat surat penyataan bahwa tidak sanggup menjalankannya. Apalagi nanti malah digunakan untuk yang tidak bermanfaat untuk masyarakat,” kata Gusnan yang sering disapa gundul.

Selagi sesuai prosedur dan mekanisme penyaluran. Maka tidak ada alasan lurah takut mengalokasikan dana tersebut. Jangan seperti Lurah Gunung Mesir, jangankan untuk menjalankan program kelurahan, masuk kerja saja jarang. “Saya terima laporan dari masyarakat,” ucap Gusnan.

“Dana kelurahan sudah ada dan itu bukan uang kita, justru mendapatkannnya diluar APBD, gunakan untuk masyarakat, yang bermanfaat untuk masyarakat. Selama sesuai prosedur dan tidak ada niat untuk berbuat menyimpang dari pengalokasian dana kelurahan. Kenapa harus takut,” ujar Bupati saat membuka secara resmi kegiatan Musrenbangcam Kota Manna, Senin (17/2/2020).

Pihaknya akan membuat komitmen dengan seluruh lurah yang isinya kesepakatan mengalokasikan dana kelurahan sesuai dengan prosedur dan mekanismenya untuk inprasrtuktur. “Untuk diketahui total dana kelurahan di Bengkulu Selatan TA 2020 sebesar Rp5,6 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk 16 kelurahan dengan jumlah yang diterima masing – masing sebesar Rp 370 juta,” tutup.Gusnan.(AFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *