286 ASN Pemprov Diangkat, Gotri: SK Jangan “Disekolahkan”

Featured Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Sebanyak 286 SK CPNS ditahun 2018 yang lalu diserahkan. Dimana SK tersebut diberikan bagi ASN yang lulus seleksi pada formasi tahun 2018 yang lalu. Selasa (18/2) kemarin langsung dibagikan oleh Asisten III Pemda Provinsi Bengkulu H Gotri Suyanto SE.

Sebelum diberikan ini dilakukan sumpah janji mengabdi untuk masyarakat, Gotri pun berpesan agar para ASN sebanyak 286 ini dapat berkerja dengan baik harus memahami teknis termasuk aturan Perda dan Pergub yang ada. Bukan itu saja, dirinya juga meminta agar terus berbuat untuk negeri ini.

“Tidak harus menguasi seluruhnya namun sesuai bidang. Artinya dikuasai ini dapat melakukan implementasi. Kemudian untuk guru harus dapat profesional baik itu secara menulis juga berkomunikasi. Karena sekarang dituntut terus berkembang menghadapi era digitalisasi saat ini. Maka jangan cepat puas dengan pendidikan yang ada, terus berlatih,” terangnya.

Gotri mengatakan, untuk para ASN Pemda Provinsi Bengkulu ini terdiri dari tenaga teknis, tenaga guru dan tenaga kesehatan. Maka ini merupakan awal perjalanan karier diharapkan dapat berkerja dan mengabdi dengan baik.

“Secara simbolis sudah kita berikan sebelumnya dilakukan sumpah jabatan, ini terdiri dari tenaga teknis, guru dan kesehatan. Kita berharap mereka ini meniti karir dari awal, berkerja dengan baik pedomani regulasinya yang bisa dipakai untuk berkerja,” lanjut Gotri.

Menariknya lagi, dirinya berpesan agar pihak yang menerima SK tersebut tidak di “Sekolahkan” artinya tidak untuk digadai terdahulu. Menurut Gotri pengalaman yang biasa dilakukan para Pegawai Negeri ini setelah menerima SK biasanya kerap digadaikan ke Bank.

“Ya, saya juga dulu pernah mengalaminya karena mereka ini baru awal bisa saja. Maksud jangan di Sekolah itu tahu sendirilah jangan diberikan ke Bank. Ini pengalaman kita berawal mungkin untuk meminjam uang,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Rufran S.Sos mengatakan sebanyak 286 ASN Pemprov ini sebelumnya sudah mengikuti pelatihan dasar selama 1 tahun. Dirinya pun berharap dengan menambahnya tenaga kerja ASN yang tersebar di Pemda Provinsi Bengkulu ini dapat membantu melayani dan mengabdi terhadap masyarakat yang ada.

“Mereka sudah masuk ke OPD masing masing, baik itu Guru ke Sekolah. Sedangkan untuk tenaga kesehatan ke tempat pelayanan kesehatan masing-masing intinya kita sebar ke seluruh Provinsi. Mereka ini setelah mengikuti masa percobaan dan telah dinyatakan lulus mengikuti pelatihan dasar, yang menjadi syarat pengangkatan,” imbuhnya. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *