Wonderfull Bengkulu 2020 Belum Terasa

Featured Pariwisata

Sony Adnan : Semestinya Gaungnya Sudah Ada

RBO, BENGKULU – Meski program Wonderful Bengkulu telah mulai tahun 2020, namun gaungnya dinilai belum terasa. Padahal semestinya di tahun ini, kegiatan Wonderful Bengkulu sudah semakin semarak, tetapi sepertinya menurun. Mengingat tujuan program andalan Provinsi Bengkulu ini, tidak lain untuk mendongkrak wisatawan bisa datang ke Bengkulu. Sehingga dampak ekonomi masyarakat semakin dirasakan. “Sekarang sudah masuk tahun 2020, memang gaung Wonderfull ini belum terasa sampai sekarang,” ungkap Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD-PHRI) Provinsi Bengkulu, Sony Adnan SH.

Menurut Sony, gaung program Wonderfull 2020 ini sangat terasa di saat baru dikenalkan. Hanya saja trennya saat ini kian turun, khususnya dalam dua tahun terakhir ini. Bahkan sebagian kalangan mulai beranggapan, program wonderfull diduga sebagai pelengkap kegiatan pemerintah saja. “Adanya program wonderful Bengkulu 2020, seharusnya diawal tahun ini sudah bisa dimulai. Apalagi sebelumnya diperkirakan sudah disiapkan sedemikian rupa oleh dinas teknis. Termasuk menerima kunjungan wisatawan. Tetapi lagi-lagi, sepertinya memang harus dipersiapkan secara matang kembali. Termasuk usulannya memperbanyak kegiatan wisata di Bengkulu,” jelasnya.

Dijelaskan, usulannya untuk program Wonderful Bengkulu ini, selain kegiatan rutinitas pemerintah tingkat lokal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) memang harus jeli dalam menarik kegiatan nasional dari pusat ke daerah. Pasalnya, dengan menarik kegiatan tersebut, diyakini akan berdampak besar kepada masyarakat. Mulai dari sektor wisata, kuliner, oleh-oleh dan lain sebagainya. “Saya rasa potensi besar yang dimiliki Provinsi Bengkulu, hanya di sektor wisata. Sedangkan untuk potensi lain, seperti industri, perkebunan masih terlalu berat untuk mendorongnya. Belum lagi wilayah kita bukan daerah perlintasan, tapi hanya tujuan tertentu. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah agar mempersiapkannya secara matang lagi. Apalagi dampak dari wisata tersebut bisa dirasakan oleh semua kalangan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut ditambahkan, untuk mengangkat potensi pariwisata Bengkulu ini, mau tidak mau memang membutuhkan anggaran yang besar. Seperti persiapan infrastruktur dan lain sebagainya, termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan target Bengkulu bisa menjadi Bali yang dikenal dengan wisatanya, dapat terwujud di masa mendatang. “Dukungan anggaran memang penting. Untuk itu tugas pemerintah mendorongnya. Artinya, pemerintah memang harus fokus untuk masalah pariwisata dulu baru yang lainnya,” tutupnya.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *