BLK Bengkulu Tingkatkan SDM Bengkulu

Featured Pemda Provinsi

RBO  >>>    BENGKULU   >>>   Balai Latihan Kerja atau lebih dikenal dengan BLK merupakan wadah untuk mendapatkan dan mengasah keterampilan yang dimiliki. Saat ini mereka sedang mengadakan pelatihan kerja sebagai upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya yang ada di Provinsi Bengkulu. ‘’Ada sebanyak 144 orang yang kita latih pada gelombang pertama di tahun 2020. Mereka sudah memulai pelatihan kerja per tanggal 10 Februari kemarin di Balai Latihan Kerja Provinsi Bengkulu ini,’’ ujar Kasubag TU BLK Provinsi Bengkulu, Supriyanto, saat diwawancarai RADAR BENGKULU, kemarin (17/2).

BLK Provinsi Bengkulu yang terletak di Jalan Merapi, Panorama No.89 Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu melaksanakan pelatihan Kerja selama lima hari dari hari Senin hingga Jumat, namun ada beberapa jurusan yang juga melaksanakan pelatihannya pada hari Sabtu, mulai pukul 08:00 sampai 16:00 WIB.

BLK Provinsi Bengkulu memiliki 12 Kelas, namun untuk saat ini hanya ada 8 Kelas yang dilaksanakan. Yaitu Teknik las, Otomotif, Tata kecantikan/ Tata rias rambut,Bangunan/furnitur kayu, bisnis management, Teknologi Informasi dan Komunikasi ada komputer jaringan, dan komputer desain grafis.  “Untuk di gelombang pertama ditahun ini hanya ada delapan kelas saja,” terangnya.

Ditahun sebelumnya BLK Provinsi Bengkulu mendapatkan 90 paket, namun awal tahun ini BLK hanya mendapatkan 45 paket saja.

Supriyanto menjelaskan, untuk berikutnya, ia tidak tahu apakah akan ada penambahan paket atau tidak. Namun sampai saat ini hanya ada 45 paket. Supriyanto juga mengatakan bahwa, minat masyarakat Bengkulu cukup banyak untuk mengikuti pelatihan ini, dan sejauh ini, minat masyarakat selalu lebih banyak dari kuota yang diinginkan.
“Alhamdulillah kita tidak pernah kekurangan siswa. Yang daftar itu selalu lebih dari kuota. Karena yang mendaftar itu selalu lebih dari kuotanya, jadi biar adil kita adakan seleksi tes wawancara dan tertulis,” jelasnya.

Diakhir pelatihan, akan ada ujian untuk mendapatkan sertifikat yang nantinya dapat digunakan se-Asia Tenggara. Tidak hanya itu, peserta pelatihan akan mendapatkan uang transpor. Selama pelatihan, peserta tidak perlu takut untuk tidak memiliki peralatan dan bahan, karena bahan dan peralatan juga termasuk fasilitas yang tersedia di BLK.
“Diakhir pelatihan nanti, akan ada ujiannya dan jika berhasil atau lulus maka akan dikeluarkan sertifikat yang juga berlaku se Asia Tenggara. Tetapi jika tidak lulus masih tetap mendapatkan sertifikat, namun tidak berlaku di Asia Tenggara. Ini hanya karena telah mengikuti pelatihan ini,” terangnya.

Supriyanto berharap, peserta pelatihan dapat lulus dengan baik dan sukses. Tidak lepas dari itu semua, ia juga berharap semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat bagi peserta. Dengan itu semua, diharapkan semoga kedepannya Sumber Daya Manusia, khususnya Provinsi Bengkulu dapat lebih baik lagi dan dapat meningkat.
“Semoga semua yang ikut pelatihan di BLK ini sukses, lulus, dan ilmu yang didapat berguna bagi mereka,” tutup Supriyanto diakhir wawancara.(mg-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *