Memprihatinkan, Komisi IV Minta Pemda Cari Solusi SMA 11 BS

Featured Pendidikan

RBO  >>>  BENGKULU  >>>  Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Drs Gunadi Yunir meminta pemerintah provinsi dan kabupaten Bengkulu Selatan dapat ikut membantu mencari solusi terkait kondisi Sekolah Menengah Atas (SMA) 11 Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan yang hanya memiliki 8 orang siswa dan tenaga pendidik beserta TU (TU) 13 orang yang tidak digaji dan sangat memprihatinkan. Mereka meminta dengan pemerintah Provinsi Bengkulu untuk segera mencarikan solusi.

“Gubernur sudah berkunjung langsung kesana. Semestinya gubernur dapat carikan solusi cepat untuk sekolah tersebut, ” ungkap Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Bengkulu Selatan – Kaur itu, kemarin (23/2).

Politisi PPP itu mengatakan, karena untuk penggajian khususnya tenaga honorer itu sebenarnya tergantung dengan SMA 11. Tetapi persoalannya yang menjadi pertanyaan kalau muridnya cuma 8 orang, maka siapa yang bakal mengaji para honorer disana.

“Kita minta gubernur sebagai penyelenggara pemerintahan provinsi yang menangani persoalan ini, ya harus dicarikan solusi. Bagaimana caranya, apakah mereka dimasukan di dalam honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, karena memang kewenangan provinsi,” ujarnya.

Dengan Gubernur sudah turun melihat langsung kondisi di lapangan, maka gubernur juga harus memperkuat sekolah itu. Artinya kan tidak mungkin SMA itu cuman 8. Karena masyarakat di situ kan cukup banyak.

“Jadi kalau persoalan akses jalannya, memang pemerintah provinsi juga harus diperbaiki akses jalan ke daerah tersebut. Harus dibuat bagus, dari segi keamanan juga harus bagus,” tekannya.
Kemudian SMA tersebut, sambung Gunadi, harus memiliki fasilitas-fasilitas pendukung seperti laboratoriumnya, sarana olahraga dan juga harus memiliki pagar sekolah. Sehingga orang tua saat menitipkan anaknya ke SMA itu merasa nyaman dan aman.

” Jadi, banyak trik lah yang harus dilakukan oleh pihak Pemprov dan sekolah. Seperti contoh halnya diberikan biaya gratis untuk menarik para siswa untuk bersekolah disana,” tandasnya.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *