Dinkes Rilis Hasil Uji Lab Nasi Penyebab Keracunan Massal

Bengkulu Utara Featured Kesehatan

Positif Mengandung Bakteri Staphylococcus Aureus dan Bacillus Cereus

RBO, ARGA MAKMUR – Setelah mengirimkan sampel nasi bungkus yang membuat puluhan warga keracunan makanan massal, Dinas Kesehatan Bengkulu Utara akhirnya merilis hasil laboratorium oleh BPOM Bengkulu Nomor: R-PP. 01.02.99.992.02.20.525 Kamis (27/02) malam.

Dari hasil pemeriksaan sampel makanan nasi bungkus tersebut ditemukan positif 2 bakteri diantaranya, Staphylococcus Aureus dan Bacillus Cereus. Staphylococcus Aureus yang menyebabkan diare, nyeri dan kram perut, mual dan muntah. Bakteri jenis ini bisa ada dimakanan melalui tangan pengolah/penjamah yang kotor, kuku tangan yang kotor, penjamah dalam kondisi flu dan Bacillus Cereus yang menyebabkan muntah dan diare.

Bakteri jenis ini biasanya ada di olahan daging, susu, sayur yang disimpan pada suhu yang salah. Jika bakteri ini masuk ke pencernaan akan menyebabkan gejala keracunan pertama akan dirasakan penderita kurang dari 24 jam.

Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Syamsul Ma’arif juga menyarankan untuk pengelola atau penjamah makanan agar selalu menjaga kebersihannya dan mengelolah makanan secara baik terutama mengelolah kembali makanan yang telah basi. “Kami imbau agar mengelola makanan & minuman agar bisa ikut penyuluhan atau konsultasi tentang Hygiene makanan ke Dinas Kesehatan atau Puskesmas terdekat,” singkat Syamsul Ma’arif. (bri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *