Atasi Corona, Dinkes Bisa Langsung Gunakan Rp 12 M

Featured Kesehatan Pemda Provinsi Politik

Edwar: MA Kan Sudah Batalkan Kenaikan BPJS

RBO, BENGKULU – Ini satu lagi solusi mengatasi musibah virus covid 19. Menurut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi S.IP, MM, untuk mengatasi wabah pandemi Covid-19 yang sedang marak saat ini, maka pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu tidak usah khawatir soal kebutuhan dana. Sebab menurut politisi PDIP ini, dana itu ada dan bisa digunakan.

“Untuk menanggulangi Virus Corona ini, saya pastikan kita tidak akan terkendala dana. Di Dinas Kesehatan juga, itu kita menyiapkan anggaran untuk BPJS sebesar Rp 12 Miliar. Nah, sementara BPJS ini tidak ada kenaikan iuran setelah dibatalkan oleh MA. Sebab itu dana yang telah dianggarkan tersebut bisa digunakan dan dialihkan untuk penanggulangan Corona,” ungkap Edwar Samsi, Jumat (20/3).
Setengah dari dana yang dianggarkan untuk BPJS itu di APBD, bisa digunakan untuk mengantisipasi Corona. “Kalau sifatnya seperti saat ini, yang penting itu dikoordinasikan ke DPRD. Tidak ada masalah. Anggaran yang memang tidak prioritas, itu bisa digunakan. Sifatnya cuma pengalihan anggaran. Kalau mau anggaran segar di luar APBD itu gak ada. Paling menggeserkan beberapa kegiatan yang tidak prioritas kepada yang lebih prioritas. Seperti penanggulangan Corona ini, itu kan masuk kategori prioritas. Sebab itu boleh, dibenarkan. Jangan terlalu kaku lah untuk kita menghadapi hal-hal seperti itu,” kata Edwar.

Sebab itu, saran Edwar, kepada pihak Dinas Kesehatan sebaiknya gunakan saja dana anggaran yang tidak prioritas guna mengatasi Corona. “Boleh digunakan langsung, tapi disampaikan ke DPRD. Kan ada surat edaran dari Menteri Dalam Negeri, kalau terkait ini boleh perubahan APBD sebelum waktunya,” pungkasnya.

Sebelumnya dari Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Zulasmi Octarina SE dia juga mengatakan, pihaknya siap untuk berkoordinasi dengan pihak eksekutif guna mengatasi persoalan yang sudah jadi pandemi di dunia saat ini.

“Kalau untuk anggaran dana musibah seperti Corona saat ini, itu nggak ada. Lain hal nya kalau untuk bencana alam darurat seperti banjir dan gempa bumi. Namun jika memang dibutuhkan, kami selaku wakil rakyat di Komisi IV siap berkoordinasi bersama mitra kita Dinas Kesehatan (Dinkes). Bila memang diperlukan dana untuk mengatasi wabah Covid-19 ini, kami siap membahas serta menganggarkannya,” ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu tersebut.

Dijelaskan oleh politisi perempuan NasDem ini, semestinya untuk mengantisipasi upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini memang sebaiknya banyak disediakan hand sanitizer serta alat untuk pengukur suhu tubuh termoscamer.

“Kalau memang dibutuhkan untuk pembelian masker, lalu hand sanitizer dan termo scamer ini, maka sebaiknya pihak Dinas Kesehatan hendaknya dapat merincikan berapa yang dibutuhkan untuk kemudian dapat kita anggarkan. Dan seperti kita di DPRD Provinsi Bengkulu sendiri saat ini, kemarin kita masih melaksanakan kegiatan paripurna. Namun saya lihat alat termo scamer itu tidak ada di pintu masuk sekretariat DPRD. Tetapi kalau untuk hand sanitizer itu memang sudah ada di masing-masing ruangan. Seperti di ruangan Komisi IV itu sudah ada,” jelas politisi perempuan yang akrab dipanggil Rina tersebut.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *