Masih Bandel, Pemkot Bengkulu Terus Tertibkan PKL di Pasar Panorama

Ekonomi & Bisnis Featured Kota Bengkulu

RBO, BENGKULU – Penertiban PKL di Pasar Panorama yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu dan dipimpin Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi Selasa (10/3) dan dibackup aparat kepolisian dan TNI serta melibatkan OPD-OPD dan puluhan Satpol PP Kota Bengkulu belum membuahkan hasil. Pasalnya, sampai kemarin sejak penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Panorama Kota Bengkulu PKL masih ada yang berjualan berjualan di pingir jalan Belimbing dan Jalan Kedondong tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan Kamis (19/3), para pedagang kaki lima Pasar Panorama terlihat ramai berjualan di pingir Jl. Kedondong dan Jl. Belimbing. Artinya penertiban/peringatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bengkulu terhadap para pedagang kaki lima beberapa waktu yang lalu boleh dikatakan belum berhasil.

“Ya, kami sebagai pedagang kaki lima lebih memilih berjualan di pinggir jalan ini karena didalam pasar yang telah disediakan sepi pengunjungnya. Selain itu, lapak didalam juga sudah penuh ditempati oleh para pedagang lainnya , ”ujar pedagang kaki lima di Pasar Tradisional Panorama, Bakri, pada radarbengkuluonline.com, Kamis (19/3/2020).

Lanjutnya, ia terpaksa berjualan di pingir jalan karena di luar lebih rame pembelinya dari pada di dalam. ”Beberapa minggu yang lalu sudah ada peringatan dari pihak Pemerintah kepada PKL di Pasar Panorama ini, bagi pedagang yang berjualan dipingir alan agar masuk ke dalam di tempat yang telah disediakan, memang sudah ada sebagian PKL yang pindah ke dalam, namun ada juga yang dengan terpaksa berdagang di luar,” jelasnya.

Kepala UPTD Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Roni Bambang saat ditemui mengakui sudah menertibkan pedangang itu agar jangan lagi berjualan. Sebagian memang sudah patuh. Tetapi ada juga yang tetap ngotot jualan di jalan. “Ya, terkait dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih ngotot berjualan di pingir Jl. Kedondong dan Jl. Belimbing, pihak pengelola pasar beserta Pemerintah Kota Bengkulu sudah memberikan peringatan jangan ada lagi yang berjulan dipingir jalan. Tetapi mereka masih ngotot berjualan di pingir jalan dengan berbagai alasan mereka untuk pindah ke dalam,” ujarnya.
Terhadap mereka yang berjualan di jalan ini, paparnya, pihaknya terus melakukan penertiban agar mereka bisa masuk ke tempat yang sudah disiapkan. (cw1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *