Dewan Provinsi Sepakat Alihkan Anggaran untuk Corona

Daerah

RBO   >>>   BENGKULU   >>>  Anggota Fraksi PKB Provinsi Bengkulu, Suimi Fales SH, MH menegaskan, pihaknya siap untuk membahas revisi APBD dan dilakukan pengalihan anggaran guna mengatasi wabah pandemic Virus Corona Disease (Covid-19). “Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Pak Rohidin. Saya yakin, kami seluruh 45 dewan provinsi Bengkulu akan sepakat dan siap untuk mengatasi Corona. Termasuk membahas revisi anggaran guna dialihkan kesana,” tegas Suimi Fales, Kamis (26/3).

Adapun anggaran yang akan dialihkan itu nanti, lanjut Wan Sui– panggilan akrab politisi PKB Dapil Kota Bengkulu ini, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu anggaran mana yang bisa dialihkan atau ditunda guna mengatasi Corona. “Nanti kita lihat dulu anggaran mana saja yang akan dialihkan. Jika memang tidak prioritas, karena Corona ini adalah bencana, maka harus segera dilakukan. Mekanismenya dibahas di dewan. Untuk item-item yang akan ditunda atau dirasionalisasi itu harus dibicarakan. Dan ini memang harus gerak cepat. Kalau istilah hukumnya over mark, ini emergency. Kebijakan anggaran harus diambil untuk itu,” pungkas Wan Sui.

Sebelumnya Gubernur Bengkulu, Dr H. Rohidin Mersyah saat ditanyai sedang berada di Korem 041/Gamas Bengkulu mengatakan, dalam rangka gerak cepat menangani pendemi corona virus disease atau Covid 19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mulai menyiapkan anggaran khusus di tingkat daerah. Selain juga mengusulkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. “Pemprov dengan didampingi tim dari Kajati sedang membahas penggunaan anggaran penanganan kasus Covid 19 di wilayah Bengkulu,” kata Gubernur Rohidin.

Menurut Gubernur, untuk penyiapan dana khusus di tingkat daerah ini, akan diambil dari pos kegiatan yang dinilai tidak penting dan tidak mendesak untuk dilaksanakan dalam tahun 2020 ini. “Anggaran dana yang akan disediakan dengan nilainya puluhan miliar itu dipergunakan untuk pengadaan cairan desinfektan pembasmian virus corona disease atau Covid 19 ini, termasuk penyiapan Alat Pelindung Diri (APD), dana operasional, masker dan lain-lainnya. Ini lah bentuk persiapan kita. Karena memang kasus Covid 19 ini harus ditangani seserius-seriusnya,” pungkasnya. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *