Meski Ada Corona, Tabut Bengkulu Tetap Dilaksanakan

Featured Sosial & Budaya

 

RBO   >>>   BENGKULU   >>>   Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) tetap melakukan kegiatan rutin setiap tanggal 1-10 Muharam. Meskipun wabah virus corona nanti masih belum dapat diatasi, ritual tetap akan dilaksanakan. “Kalau kami dari KKT, apapun yang terjadi, untuk ritual tabut tetap kami laksanakan. Hanya saja kalau untuk kegiatan event festival, pasar rakyat, itu nanti terserah pihak pemerintah. Khususnya Dinas Pariwisata. Jika memang wabah Virus Corona ini nanti belum habis, mungkin saja festivalnya tidak dilaksanakan  untuk menghindari kerumunan massa,” ungkap bendahara KKT, Wahyudi S.Kom.I, kemarin (27/3).

Sebelumnya dijelaskan oleh Yudi —  sapaannya, tabut tahun 2020 ini akan dilaksanakan mulai tanggal 21 Agustus selama Muharram. Dan untuk kegiatan ritual tabut, mereka selaku anak cucu keturunan keluarga tabut, tetap akan melaksanakan di rumah masing-masing.

“Selama ini juga kami untuk pelaksanaan ritual itu, kita laksanakan dengan tidak mengundang terlalu banyak orang. Hanya saja, seperti kita ketahui, banyak masyarakat yang datang sendiri dan ingin ikut menyaksikan langsung prosesi ritual tersebut. Dan saat masyarakat ingin melihat, tidak mungkin kita mengusir mereka. Namun jika wabah Corona ini nanti masih berlanjut, maka untuk ritual akan kita batasi jika ada yang ingin ikut menyaksikan. Ritual tabut itu, mulai dari mengambil tanah, mencuci jari-jari, itu tetap dilaksanakan,” jelasnya.

Sejauh ini, untuk persiapan pelaksanaan tabut tahun ini, pihaknya lanjut Yudi, terus berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata. Termasuk pengelolaan bazaar itu sudah disiapkan. Apalagi sudah dibahas kontrak dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu.

“Harapan kita wabah Corona ini bisa cepat diatasi. Sehingga pelaksanaan tabut bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya. Untuk kami di internal KKT sendiri, bagi pengurus kita sudah ada membicarakan soal Corona ini. Tapi untuk rapat secara umum, kami masih menunggu waktu dan melihat kondisi perkembangan Virus Corona tersebut,” pungkas Yudi. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *