Masyarakat Asyik Berburu Kepiting Rajungan di Pantai Panjang

Featured Kota Bengkulu

RBO, BENGKULU–Meskipun wabah covid-19 tengah melanda Bengkulu, ini tidak mengganggu akitivitas masyarakat. Buktinnya, masyarakat Bengkulu masih ramai-ramai ke Pantai Panjang, Pasir Putih. Mereka asyik mencari kepiting rajungan dan remis di dalam pasir.

Berdasarkan pantauan RADAR BENGKULU di lokasi tersebut, terlihat masyarakat ramai di pingir pantai Pasir Putih, Pantai Panjang. Mereka sibuk mencari kepiting dan remis. Menurut salah seorang tukang parkir di Pantai Pasir Putih, Feby semenjak musim kepiting dari awal tahun 2020 kemarin sampai saat ini masyarakat masih terlihat ramai mencari kepiting. ” Adapun waktu masyarakat memburu kepiting ini pagi dan sore hari. Bahkan ada yang mencari di malam hari,” ujarnya.

Di tempat terpisah, salah seorang masyarakat sedang mencari kepiting rajungan bernama Abdul menyampaikan, “Ya, musim kepiting rajungan diperairan laut Kota Bengkulu sudah memasuki hampir 3 bulan. Sampai saat ini kepiting rajungan masih banyak di perairan laut Bengkulu.”

Terkait dengan wabah virus corona atau (covid-19, lanjutnya, itu tidak menghalang masyarakat mencari kepiting. Buktinya, sampai saat ini hampir setiap sore hari terlihat masyarakat ramai-ramai mencari kepiting rajungan. Penangkapan yang digunakan berbagai macam. Ada yang menggunakan pukat/jaring, jala, tombak dan lain-lainya. ”Saat ini kepiting rajungan tersebut sudah mulai berkurang,’’ ujarnya.

Jumlah tangkapan kepiting rajungan itu, lanjut Abdul, akan terus berkurang seiring dengan musimnya akan berakhir dan juga keberadaannya juga terancam. Karena, banyak masyarakat yang memburu. Kepiting rajungan saat ini banyak muncul ke pingir pantai saat air laut pasang surut. Seperiti malam hari. ”Makanya masyarakat banyak mencarinya malam hari.”

Harga kepiting rajungan untuk saat ini umumnya dihargai tengkulak Rp 30.000 perkilogram. Karena, jenis kepiting rajungan ini kurang diminati oleh masyarakat untuk mengosumsi. ‘’Beda jauh dengan harga kepiting yang di hutan bakau,’’ jelasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, jenis kepiting rajungan ini bisa berenang dan sepenuhnya hidup di laut. Kepiting rajungan ini dapat ditemukan di perairan laut Kota Bengkulu. Jika terjadi musim angin barat, maka para kepiting rajungan ini musim pula mereka pergi ke pesisir lebih dangkal. (cw1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *