Pasien Positif Corona di Bengkulu Bertambah

Featured Pemda Provinsi

Di RI 1.790 Positif, 170 Wafat, Hampir 10

RBO, BENGKULU – Jumlah pasien covid 19 di Bengkulu bertambah. Yang ke 2 ini adalah salah seorang petinggi Bank di Bengkulu. Gubernur, Dr H Rohidin Mersyah Kamis (2/4) membenarkan salah satu petinggi Bank di Bengkulu positif terpapar covid-19. Namun walau salah satu petingginya positif covid-19, Bank itu tidak akan dipasangi garis polisi, karena yang bersangkutan sudah 2 minggu dinyatakan ODP dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Konfrensi pers mengenai hal ini dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Alasannya menurut Gubernur, konfrensi pers bersama Unsur Forkopimda hanya untuk kasus yang pertama, sekaligus mengubah status Provinsi Bengkulu menjadi darurat bencana.

Sedangkan kasus petinggi Bank di Bengkulu, Gubernur mendelegasikan pada Kadinkes karena tidak lagi mengubah status apa pun untuk Provinsi Bengkulu. “Gubernur Konfrensi Pers bersama FKPD sesuai aturan jika ada kasus positif pertama kali tujuannya karena untuk mengumumkan status daerah berubah dari Siaga menjadi Darurat Bencana,” ucap Gubernur, melalui komentarnya di akun media sosial salah seorang karyawan RBTV grup RADAR BENGKULU.

1.790 Positif, 170 Meninggal, Persentase Kematian Hampir 10 Persen

Di selurus Indonesia, dijelaskan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberikan update kasus virus Korona di Indonesia pada Kamis (2/4). Pertambahan kasus positif virus Korona di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Pada Kamis (2/4), ada tambahan 113 kasus baru positif sehingga totalnya menjadi 1.790 kasus positif Covid-19.

Sedangkan angka kematian juga terus bertambah. Persentase kematian atau Mortality Rate bahkan hampir mendekati 10 persen dari kasus positif atau 9,49 persen. Angka ini lebih tinggi dari kasus global secara keseluruhan.
Data South China Morning Post menyebutkan ada lebih dari 927 ribu kasus positif dan 46 ribu jiwa meninggal dunia. Artinya angka Mortality Rate dunia hampir 5 persen. Angka kematian di Indonesia melebihi angka kematian kasus di dunia.

“Positif tambah 113, jumlah total 1.790 positif. Kematian tambah 13 orang, totalnya 170 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Kamis (2/4).
Sedangkan pasien sembuh tambah 9 pasien. Totalnya sudah ada 112 pasien dinyatakan sembuh.

“Mari pastikan bahwa di tengah kita ada saudara kita yang rentan untuk terkena penyakit ini menjadi rentan dan berat, seperti penyakit hipertensi dan diabetes,” jelasnya.
Yurianto mengajak agar semua orang dengan sistem imun yang baik untuk menjaga jarak kontak sosial minimal 2 meter. Dan jangan lupa cuci tangan pakai sabun sesering mungkin.
“Hindari kebiasaan sentuh muka kalau tangan belum dicuci,” tegasnya.

Yurianto juga mengingatkan agar beribadah dilakukan di rumah serta mengikuti saran pemuka agama demi kesehatan masyarakat dan umat bersama.

“Ramadan sebentar lagi. Dan, Paskah akan diperingati di bulan ini. Ibadah kita harus baik tapi dalam kondisi sehat. Maka ikuti anjuran pemuka agama kita. Sebab Virus ini pindah dibawa orang ke orang,” tandasnya. (rbtv/jawapos/Editor : Edy Pramana/Reporter : Marieska Harya Virdhani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *