ODP Sehat Bengkulu Terus Bertambah

Featured Kesehatan Pemda Provinsi Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Berdasarkan rilis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu per tanggal 7 April 2020 di Provinsi Bengkulu terkait penyebaran Covid-19, terjadi penambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2 orang. Dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) 23 orang. “Penambahan 2 orang PDP, pasien yang pertama, laki-laki, umur 14 tahun asal Kabupaten Mukomuko, gelaja klinis yang dialami, demam dan batuk. Riwayat perjalanan, 2 minggu yang lalu pernah berpergian dari Medan, sekarang dirawat di RSUD Mukomuko. Sedangkan untuk pasien ke dua, perempuan, usia 19 tahun asal Kabupaten Mukomuko, gejala klinis yang dialami, demam, sesak nafas, muntah, pneumonia. Riwayat perjalanan, pernah berpergian dari Padang, sekarang dirawat di RSUD Mukomuko,” ujar Kepala Dinkes Provinsi, Herwan Antony dalam konfrensi pressnya kemarin.

Dari rilis sebelumnya, kasus PDP sebanyak 12 orang, kini bertambah menjadi 14 kasus di Provinsi Bengkulu. Untuk PDP yang dinyatakan sehat 2 orang, PDP menjadi konfirmasi 2 orang, meninggal 4 orang, yang masih dalam pengawasan 6 orang, dengan rincian, 2 orang pengawasan mandiri (1 orang dari Bengkulu Tengah dan 1 orang dari Kota Bengkulu), 1 orang di RSUD Hasanuddin Damra Manna dan 3 orang di RSUD Mukomuko.

“Untuk total kasus per tanggal 7 April 2020 sebanyak 497 kasus, untuk total ODP sebanyak 483 orang, ODP dinyatakan sehat selesai pemantuan 212 orang dari sebelumnya 178 ODP dinyatakan sehat, meninggal dunia 1 orang, ODP menjadi PDP 1 orang, ODP masih dalam pemantauan 269 orang, positif Covid-19 masih 2 orang,” terangnya.

Sedangkan untuk pasien ODP yang dinyatakan sehat, didominasi oleh Kabupaten Mukomuko dengan 48 orang, setelah itu, Bengkulu Utara 64 orang, Kepahiang 45 orang, Kota Bengkulu 19 orang, Bengkulu Tengah 18 orang, Bengkulu Selatan 6 orang, Lebong dan Rejang Lebong sama-sama 4 orang, terakhir Seluma 3 orang.

“Kita berharap dengan terus berkurangnya ODP dinyatakan sehat, dapat memberikan angin segar, bahwa kita seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu dapat melawan penyebaran Covid-19, dengan memutus mata rantai virus tersebut,” tutupnya. (ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *