Dampak Covid-19, Harga Getah Karet Terjun Bebas

Featured Seluma

RBO, SELUMA – Harga getah karet Kabupaten Seluma sejak beberapa pekan ini terakhir terjun bebas. Hal ini disebabkan mewabahnya virus Corona (Covid 19). Sebelumnya harga getah karet ditingkat petani mencapai Rp 7000; per kilogramnya, saat ini hanya dibeli seharga Rp 2500- 3000 per kilogramnya.
“Saat ini harga getah karet mingguan anjlok atau terjun bebas, hanya di beli Rp 3000 per kilogram. Sebelumnya harga Rp 7000 per kilogram saja masih belum mampu mendongkrak ekonomi petani karet, apalagi saat ini harga getah karet sama dengan harga kerupuk,” kata Suhartono (49) petani karet di Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk sandi, Selasa (14/4).

Penurunan harga getah karet bersih tersebut terjadi sejak beberapa pekan terakhir, disaat masyarakat sedang kesulitan ekonomi, ditengah ancaman mewabahnya virus Corona (Covid 19). Menurutnya, penurunan harga getah karet tersebut berdampak dengan bertambah sulitnya perekonomian terutama di Kabupaten Seluma yang mayoritas masyarakatnya menngantungkan kondisi ekonomi dari perkebunan karet.
“Belum lagi cuaca yang tak menentu menambah hasil sadapan getah karet yang juga menurun,” ujarnya.

Hal serupa dikeluhkan, Janaludin (36) salah seorang toke karet di Desa Kota Agung, Kecamatan Seluma Timur. Penurunan harga getah karet membuat dirinya memilih memberhentikan sementara usahanya. “Penurunan harga terjadi, setelah beberapa waktu lalu, salah satu perusahaan penampung getah karet mengeluarkan surat edaran penutupan sementara operasional karena antisipasi Covid,” ujarnya.

Kondisi lainnya, selain penurunan harga yang anjlok dua kali lipat, juga menurunnya aktivitas petani karet yang enggan turun untuk menyadap karet. (One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *