Kapolres: Pelaku Balap Liar Bakal Ditindak Tegas

Featured Kepahiang

RBO, KEPAHIANG – Kapolres Kepahiang, AKBP Suparman, S.Ik memastikan apabila sepeda motor pelaku balap liar berhasil diamankan dalam giat razia dikemudian hari akan ditindak tegas. Hal serupa juga berlaku untuk kendaraan orang yang menonton aksi balap liar tersebut.

      Sebab, akhir-akhir ini di kawasan Jalan komplek perkantoran tepatnya di depan kantor Bappeda Kabupaten Kepahiang sering dijadikan lokasi balap liar oleh muda-mudi.

Sejauh ini Polres Kepahiang sudah menyampaikan peringatan melalui pesan berantai Whatsapp (WA) kepada Kapolsek Kepahiang, untuk diteruskan kepada seluruh Babinkamtibnas jajaran Polsek Kepahiang. Selanjutnya diteruskan kepada seluruh Kades dan Lurah agar menyampaikan kepada masyarakat.

“Ya, untuk saat ini kita memberikan peringatan berupa imbauan terlebih dahulu. Jika imbauan ini tidak diindahkan makan kita akan bertindak dengan tegas terhadap pelaku balap liar,” tegas Suparman.

Selama ini pihaknya baik dari satuan lalulintas maupun dari Satuan Shabara sudah melakukan patroli rutin. Namun, lima menit setelah patroli aksi balap liar kembali dilakukan muda-mudi. Polres memastikan akan meningkatkan kegiatan patroli. Sehingga aksi balap liar ini bisa dihentikan. “Sepertinya aksi balap liar sudah mulai lagi muncul. Sekarang kita imbau terlebih dahulu agar tidak lagi melakukan aksi balap liar. Kalau masih juga kita akan bertindak dengan tegas, Sepeda motor milik pelaku balap liar ini akan dikandangkan di Polres Kepahiang, hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” demikian Kapolres.

Sementara itu, salah satu petani, Iwan Ansory menuturkan setiap sore  di depan Kabtor Bappeda selalu dijadikan lokasi balap liar. Dia mengaku ketika melintas di kawasan tersebut harus was-was dengan membunyikan klakson sepeda motor, kalau tidak mungkin sudah ditabrak. “Keberadaan aksi balap liar ini memang mengganggu pengendara lain yang melintas di kawasan tersebut. Bahkan pejalan kaki seperti ada masyarakat yang joging sore hari juga merasa terganggu saat melintas di depan kantor Bappeda itu,” tutur Ansory.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *