Menyingkap Tambo Suku Rejang di Provinsi Bengkulu (22)

Featured Kepahiang Lebong Rejang Lebong

 

Marga Seloepoeh dan Keturun Mereka

SUKU Rejang merupakan salah satu nama suku yang mendiami Provinsi Bengkulu. Suku ini sudah mempunyai budaya tinggi. Mereka sudah mempunyai huruf sendiri. Untuk mengetahui suku tersebut, silakan baca liputannya yang ke 22 dari 25 tulisan yang akan diturunkan secara bersambung .

 

AZMALIAR  ZAROS – Kota Bengkulu

Sebagaimana telah diceritakan sebelumnya, bahwa seorang dari Tuan Bikoe yang berempat itu bernama Tuan Biku Bedjenggo. Beliau itu menjadi raja Marga Seloepoeh Rejang berkedudukan di Batu Lebar, dekat Dusun Anggoeng (Marga Seloepoeh Rejang). Turunan dari Tuan Biku Bejenggo pergi ke tempat-tempat lain di luar Marga Seloepoh Rejang menjadi raja. Dan marga dimana mereka itu memerintah dinamai Djoeg Seolopoeh.

Toen Bikoe Bedjenggo berputra 2 orang. YaituToen Boedjang pergi ke Retau, onderafdeling Tebing Tinggi. Dan Toen Sepatoe Itam tinggal memerintah di Anggoeng Marga Seloepoeh Rejang. Beliau kawin dengan Tuan Putri Sedana Poetih dari Palembang.

Toen Sepatoe Itam diganti oleh anaknya Toen Sepengga Toengga dan beliau ini diganti oleh anaknya Tuan Pesenggak gelar Depati Senamboeng Lekat dan beliau ini berputra 2 orang laki-laki. Yaitu Adjai Lekeun dan Adjai Malang.

Adjai Lekeun tinggal memerintah menggantikan ayahnya di Marga Seloepoeh Rejang berkedudukan di Dusun Tjawang Marga Selopoeh Rejang. Sedangkan adiknya Adjai Malang menjadi Rajo di Marga Seloepoeh Lebong berkedudukan di Atas Tebing dan menjadi satu tiang dari Pasirah Tiang IV di Lebong. Beliau ini wafat tidak meninggalkan anak. Lalu diganti Tuan Rio Mendoeng , putra dari Adjai Lekeun.

Tuan Adjai Lekeun ini mempunyai keturunan 7 orang anak laki-laki. Yaitu Tuan Rio Penokoa tinggal memerintah di Marga Selopoeh Rejang berkedudukan di Dusun Tjawang, Tuan Rio Mendang memerintah di Djenggalu onderafdeling Seluma, Tuan Rio Mendoeng pergi memerintah di Dusun Atas Tebing Marga Seloepoeh Lebong menjadi satu Tiang dari Pasirah Tiang IV di Lebong, Tuan Rio Galang pergi memerintah di Tanjung Agung (IV Lawang Tebing Tinggi).

Untuk Tuan Rio Dinding, dia memerintah di Rantau Kandis marga Seloepoeh Baroe Bengkulu, Tuan Rio Batea pergi memerintah di Galang dan ada pula yang menceritakan ke Mentiring Bengkulu, dan Tuan Rio Baboek.
Maka turunan Tuan Biku Bedjenggo turun temurun menjadi Pasirah Marga Seloepoeh Rejang dan di Marga Seloepoeh Lebong keturunan Tuan Rio Mendoeng.

Adapun yang menjadi Pasirah di Marga Seloepoeh Rejang yaitu Toen Biloe Bedjenggo, Tuan Sepatoe Itam, Tuan Sepengga Toenggal, Toen Pesenggak gelar Depati Senamboeng Lekat, Adjai Lekeun, Toen Rio Penokoa, Tuan Setio Bajam, Djako, Depati Oebeun Pete, Depati Goeng Genap, Depati Tjandak, Depati Njato, Ratoe Permoedin, Redjomin gelar ratoe Kesoema, Ali Akbar, Taib, Abdoel Hamid.(bersambung)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *