Waspada, Pertengahan Juni Masuk Musim Kemarau

Featured Peristiwa

 

 

RBO   >>>   BENGKULU   >>>  Kepala BMKG Provinsi Bengkulu, Klaus Johannes Apoh Damanik, ST, MP, memprediksi prakiraan musim cuaca hingga akhir Bulan Mei 2020 ini Bengkulu dan sekitarnya masih musim peralihan. Dimana, cuacanya tidak menentu. Bisa kadang hujan, dan kadang panas. “Kita lihat saat ini masih merupakan musim peralihan. Prakiraan kita nanti di bulan Juni dasarian dua sekitar pertengahan kita masuk musim kering atau panas. Kalau masa peralihan ini memang kondisi cuacanya tidak menentu. Kadang ekstrem, kadang hujan lebat atau angin menjelang kita masuk musim kemarau nanti,” ungkap Kepala BMKG Provinsi Bengkulu tersebut saat dihubungi radarbengkuluonline.com Selasa (26/5).

Dalam dua hari terakhir selama Idul Fitri 1441 H, lanjutnya,  kondisi cuaca di Bengkulu terasa cukup panas terik saat siang hari. Hal ini, kata Klaus Damanik, memang merupakan siklus proses peralihan cuaca tersebut. “Ya, biasanya memang demikian. Sebab, dalam masa peralihan, cuaca ini pertumbuhan awannya agak kurang. Sehingga, suhunya menjadi panas. Tapi kita tetap harus waspadai selama penghujung bulan Mei ini, sewaktu-waktu juga bisa turun hujan lebat. Peluang hujannya masih cukup besar hingga pertengahan Juni,” katanya.

Pada dasarian kedua bulan Juni, kalau bahasa iklimnya baru Bengkulu dan sekitarnya akan masuk musim panas. “Satu dasarian itu kan sepuluh hari. Didasarian dua, baru kita masuk musim kemarau. Kita juga mengupdate prakiraan cuaca itu per 10 hari. Dan kita juga mengimbau waspada gelombang laut tinggi serta angin kencang di sepanjang pesisir Barat Bengkulu. Tinggi gelombang perairan Bengkulu 1.0 sampai 4.0 M. Tinggi gelombang perairan Enggano 1.0 – 5.0 Meter,” pungkas Klaus Damanik. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *