Warga Positif Corona Bertambah, Benteng Semakin Waspada

Bengkulu Tengah Featured

RBO, BENTENG – Masyarakat Kabupaten Benteng kini harus lebih berhati-hati lagi. Pasalnya, jumlah warga Kabupaten Benteng yang terjangkit virus Corona atau Covid-19 kini bertambah satu lagi, kini total menjadi dua orang.

Informasi ini seperti yang telah diumumkan oleh pihak Dinas Kesehatan Provinsi (Dinkesprov-red) Bengkulu, kemarin (28/5). Adapun warga yang positif Corona itu yakni salahseorang warga Desa Sekayun, Kecamatan Bang Haji. Sebelumnya, satu orang warga Desa Sunda Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa juga dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

Diketahui, sebelumnya warga Desa Sekayun yang dinyatakan positif Corona ini sempat dirawat di Rumah Sakit Tiara Sella dan saat ini sudah dilakukan perawatan diruang isolasi RSMY Bengkulu. “Saya belum dengar press release resmi dari Kadinkesprov. Tapi, memang kemarin saya diberitahu begitu, nanti Pak Budi Kominfo yang berhak mengumumkan,” ungkap Dirut RSUD Kabupaten Benteng dr.Hillen.

Sementara itu, Kepala puskesmas Bang Haji Kaswi,S.Kep menjelaskan, pasca mendapatkan informasi, bahwa ada salahseorang warga Desa Sekayun, Kecamatan Bang Haji terpapar Covid-19, Puskesmas Bang Haji langsung melaksanakan skrining terhadap keluarga pasien demi melakukan perluasan wabah virus Corona di wilayah kerja Puskesmas Bang Haji.

Ditegaskan Kaswi, meski pihak puskesmas atau Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah belum menerima hasil yang valid terkait warga Desa Sekayun yang diinformasi terpapar Corona, Kamis (28/5) siang langsung melakukan skrining terhadap keluarga pasien dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (ADP) lengkap.

Ditambahkan, untuk riwayat pasien diketahui tidak ada melakukan perjalanan jauh. Namun pasien sendiri mengidap beberapa keluhan seperti demam, mual, muntah dan penyakit penyerta suspect TB.

“Pasien memang mengidap penyakit TB dan gejala lain. Pasien diantar keluarga sebelumnya ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tiara Sella dilakukan test Covid-19 dan hasilnya reaktif sehingga pasien dirujuk ke RSMY Bengkulu untuk dilakukan perawatan sesuai protokoler Covid-19,” pungkasnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *