Rohidin-Rosjonsyah Vs Helmi-Muslihan Serta Agusrin-Imron/Izda

Featured PEMERINTAHAN Politik

Usin: Kita Sudah Bicarakan Bersama Pengurus PAN

RBO, BENGKULU –Pilkada serentak 9 Desember 2020 mulai menghitung hari. Peta politik ditengah wabah pandemi Covid-19 juga langsung bergerak dinamis. Untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu saat ini sudah mulai mengerucut pada beberapa nama Pasangan Calon (Paslon). Seperti Petahana Gubernur Bengkulu Dr H. Rohidin Mersyah akan berpasangan dengan Bupati Lebong dua periode H. Rosjonsyah Syahili S.Ip, M.Si. Calon lawannya ada pasangan H. Helmi Hasan SE bakal menggandeng mantan Bupati Bengkulu Utara dan Rejang Lebong yang juga Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu H. Muslihan DS S.Sos, MM. Ada juga mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamuddin yang santer dikabarkan bakal berpasangan dengan Ketua BK DPRD Provinsi Bengkulu yang juga mantan Bupati Bengkulu Utara dua periode Dr Ir H. M Imron Rosyadi M.Si, atau Ir.H.Izda Putra, MM mantan Kakanwil BPN Bengkulu.

“Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu yang juga Petahana Gubernur Dr H. Rohidin Mersyah bisa kita katakan hampir final berpasangan dengan Jon Walet atau Bupati Lebong dua periode H. Rosjonsyah Syahili,” ungkap juru bicara sahabat Rohidin yang juga Wakil Ketua bidang informasi dan humas DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, H. Zulkarnain Kaka Jodho, kemarin (1/6).

Menurut Kaka Jodho, kendati saat ini Gubernur Rohidin Mersyah dan Bupati Lebong masih fokus pada penanganan Covid-19 di daerah, namun mereka tetap sudah mempersiapkan langkah guna maju kembali dalam Pilkada.

“Dari Golkar sebagai pemilik tujuh kursi DPRD sudah memberikan mandat kepada Pak Rohidin Mersyah untuk mencari pasangan dan Partai Koalisi. Jika berpasangan dengan Jon Walet yang notabene kader terbaik PDIP. PDIP juga mempunyai tujuh kursi di DPRD, kemudian ada PKS, PKB serta beberapa Partai Politik lainnya yang siap bergabung untuk kembali mengusung Pak Rohidin dalam Pilgub mendatang. Dan dalam waktu tidak lama lagi, nanti akan kita umumkan sekaligus deklarasi pasangan,” pungkas Kaka Jodho.

Disisi lain, kandidat calon penantang Rohidin dalam Pilgub mendatang sudah santer beredar gambar Helmi-Muslihan. Helmi merupakan Walikota Bengkulu dua periode sekaligus ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu dimana DPW PAN pemilik dua kursi DPRD Provinsi. Sementara Muslihan adalah Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu dengan modal tiga kursi DPRD Provinsi.

“Kita memang sudah ada pembicaraan dengan pengurus DPW PAN serta silaturahmi bertemu langsung dengan Helmi Hasan. Dari beberapa kandidat yang mendaftar di penjaringan Partai Hanura, hanya Helmi yang nampak serius mengajak Pak Muslihan untuk maju dan menjadi pasangan. Kita juga nampaknya ada feel antara PAN serta Hanura. Peluang Helmi-Muslihan berpasangan ini cukup besar. Dalam waktu dekat kami sudah diminta DPP untuk mengirimkan rekomendasi calon pasangan tersebut, mungkin di Juni sudah keluar rekomendasinya. Kita tinggal menunggu restu dari masing-masing DPP. Selain PAN dan Hanura dimana kita baru punya lima kursi, kami juga akan melakukan silaturahmi dengan calon parpol koalisi yang akan mengusung Helmi-Muslihan seperti Demokrat pemilik lima kursi, lalu PKB dengan empat kursi, serta Gerindra. Dengan Gerindra kita tentu mempunyai peluang besar mendapat dukungan enam kursi, sebab mereka akan mendapat dampak besar jika Helmi bersama Pak Muslihan menang Pilgub, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu yang juga Wakil Walikota, Dedy Wahyudi secara otomatis akan menjadi Walikota menggantikan Helmi Hasan,” terang Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, MH.

Sedangkan dari kandidat bakal Cagub lainnya, dimana selama ini beredar gambar Agusrin-Izda, lalu Agusrin-Leny Haryati John Latief, Agusrin-Rosjonsyah, Agusrin-Hijazi. Namun yang paling mendekati saat ini Agusrin akan berpasangan dengan Imron Rosyadi.

“Sampai saat ini, peluang siapa yang akan menjadi pasangan Agusrin nanti masih sangat terbuka siapapun tokoh masyarakat Rejang masih berpeluang, termasuk Herliardo, Izda Putra, Leny Latief, Hijazi dan Rosjonsyah. Namun seperti kita ketahui Agusrin ini dalam mengambil keputusan siapa yang akan digandengnya biasanya menunggu detik-detik terakhir atau masa injury time. Namun memang yang cukup mendekati sekarang pasangannya Agusrin-Imron,” ungkap orang dekat Agusrin, Jaya Marta S.Sos, MM.

Sebelumnya diketahui syarat maju Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu lewat jalur Parpol minimal diusung oleh sembilan kursi DPRD Provinsi atau minimal 20 persen dari total 45 kursi parlemen tersebut.(idn)

Prediksi dan jumlah kursi Dukungan Parpol Untuk Pilgub dari total 45 kursi DPRD Provinsi Bengkulu periode tahun 2019-2024.

Rohidin-Rosjonsyah

1. Golkar : 7 Kursi
2. PDI P : 7 Kursi
3. PKS : 3 Kursi
Total : 17 Kursi

Helmi- Muslihan
1. PAN : 2 Kursi
2. Hanura : 3 Kursi
3. Demokrat : 5 Kursi
4. Gerindra : 6 Kursi
Total : 16 Kursi

Agusrin-Izda Putra atau Imron : …………?

Parpol pemilik kursi DPRD Provinsi yang masih belum memfinalkan dukungan

1. PPP : 1 Kursi
2. Perindo : 2 Kursi
3. PKB : 4 Kursi
4. NasDem : 5 Kursi
Total : 12 kursi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *