Warga Minta PMI Semprot Jalan Cimanuk

Featured Kesehatan

Khususnya Sekitaran Kawasan Bapelkes dan Depan MAN Model

RBO, BENGKULU – Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu hingga kini tak henti-hentinya melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke perumahan warga dan fasilitas umum (fasum) yang ada dalam wilayah Provinsi Bengkulu.

Bahkan aksi penyemprotan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona disease (Covid 19), terbaru ada, dilakukan di perumahan warga di Kelurahan Lingkar Barat dan Sawah Lebar Baru, Kota Bengkulu.“Dari penyemprotan itu dengan penerima manfaat sekitar 21 ribuan jiwa lebih,” ungkap Sekretaris PMI Provinsi Bengkulu, Joni Saputra dalam keterangannya pada radarbengkuluonline.com, Minggu, (31/5).

Dikatakan Joni, pihaknya melalui tim relawan PMI akan terus melakukan penyemprotan disinfektan ke perumahan warga dan fasum yang ada. Apalagi tercatat hingga kini dari 20 Maret 2020 lalu, aksi ini sudah dirasakan manfaatnya oleh 297 ribu lebih jiwa, dengan tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.

Selain itu menghadapi era baru tatanan kehidupan baru atau disebut new normal, diakui, pihaknya juga sudah memprogramkan kegiatan yang sama berupa penyemprotan disinfektan, dengan fokus pada pusat keramaian. Seperti pertokoan, rumah ibadah dan perkantoran. Termasuk sekolah-sekolah. “Penyemprotan ke fasilitas pendidikan, tepatnya sekolah-sekolah, karena diketahui tidak terlalu lama lagi anak didik akan kembali belajar di sekolah masing-masing,” terangnya.

Lebih lanjut ditambahkan, sembari melakukan penyemprotan, pihaknya juga akan terus mensosialisasikan dan memberikan edukasi tentang protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid 19. “Dengan langkah kita tersebut diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini di wilayah Bengkulu,” tukas Joni.

Sebelumnya dari Ketua RT 02 Kelurahan Jalan Gedang, Iwan menyampaikan, mereka berharap jika memang PMI melakukan penyemprotan disinfektan, dia meminta agar PMI dapat menyemprot seputaran kawasan Jalan Cimanuk. Yaitu, mulai dari Simpang Taman Budaya Jalan Pembangunan, hingga Belakang Balai Buntar serta dari Simpang SDN 5 sampai Simpang Indomaret KM, 6,5.

“Sebenarnya saya sudah pernah menyampaikan untuk minta disemprot daerah lingkungan kami. Apalagi saat ini di gedung Bapelkes Jalan Cimanuk jadi lokasi karantina para petugas medis yang terindikasi Covid-19. Warga RT saya yang tinggal di depan MAN Model, itu dinding rumahnya berbatasan dengan Gedung Bapelkes, mereka merasa cukup khawatir. Sebab itu, kalau bisa kami minta disemprot secara rutin. Terakhir sebelum lebaran tanggal 21 Mei lalu saat masih puasa, kami sudah melakukan penyemprotan secara gotong royong. Tapi tetap rasanya perlu dirutinkan untuk wilayah yang kawasannya menjadi lokasi karantina pasien Covid-19. Saya juga sudah pernah minta dilakukan penyemprotan via WA ke PMI. Tapi katanya harus berkirim surat secara resmi. Namun menurut saya, untuk hal seperti itu gak mesti berkirim surat resmi. Kan bisa langsung diakomodir berdasarkan permintaan warga melalui Ketua RTnya,” pinta Iwan. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *