RSUD Curup Bisa Lakukan 50 Sampel Swab Dalam Sehari

Featured Rejang Lebong

Satu Jam Hasil Didapat

RBO   >>>   CURUP    >>>    Laboratorium BSL Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup mulai melayani sampel swab Covid-19. RSUD yang berada di Jalan Dua Jalur, Kecamatan Merigi itu sekarang sudah memiliki alat sampel swab. Alat tersebut mampu memeriksa 50 sampel dalam satu hari. Bahkan hasil pemeriksaannya tidak menunggu 5 hari-10 hari. Dalam tempo satu jam saja, hasil pemeriksaan sampel swab sudah bisa diketahui.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni didampingi Bupati Rejang Lebong, H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si saat meninjau laboratorium BSL RSUD Curup kemarin mengatakan, Laboratorium BSL RSUD Curup ini diharapkan dapat memberikan pelayanan maksimal dalam penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Bengkulu.

Sejauh ini, untuk peralatan sudah standar. Demikian juga dengan tenaga medisnya juga sudah kompeten. Yaitu, ada dr Malia Agustin, dr Andrian Dwi Lestari dan dr Safriani Tarigan. “Dari peninjauan yang kita lakukan, ada beberapa koreksi yang harus dibenahi. Mulai dari lantai harus dilapisi karpet plastik. Serta ruang pemeriksaan pasien dan pemeriksaan sample harus diberi skat. Sehingga kedua ruang itu tidak menyatu,” terang Herwan.

Lanjutnya, untuk perizinan operasional laboratorium itu akan segera disampaikan ke Menkes-RI. Sehingga, laboratorium ini dapat segera beroperasi. Selama ini pemeriksaan sampel swab harus ke Palembang dan Sumbar dengan menunggu hasil 5-10 hari. “Dengan adanya laboratorium BSL RSUD Curup ini maka kita akan lebih cepat dan bisa lebih banyak melakukan swab tes Covid-19,” imbuhnya.

Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi menambahkan, laboratorium BSL Covid-19 ini memang sudah disiapkan dalam waktu lama. Gedung dan peralatannya disiapkan untuk mendukung penanggulangan Covid-19 di Bengkulu. “Wilayah Rejang Lebong menjadi area new normal Covid-19. Kita punya laboratorium dan RSUD yang standar. Kita punya tenaga medisnya dan Rejang Lebong merupakan zona hijau dan siap melakukan swab tes. Laboratorium ini dapat dimanfaatkan seluruh kabaputen yang ada di Provinsi Bengkulu,” demikian Hijazi.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *