Tempat Wisata di Bengkulu akan Kembali Normal, Dispar Buat SE

Featured Pariwisata

RBO  >>>   BENGKULU >>>   Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan SH MM menyampaikan, menghadapi new normal, Dinas Pariwisata Pemprov Bengkulu dalam waktu dekat akan mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan bagi pengunjung di tempat wisata.

“Iya, tentunya persiapan yang dilakukan melalui sosialisasi dan kewajiban untuk penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada setiap destinasi, hotel restoran, sehingga kesadaran pelaku industri pariwisata sangat kita harapkan,” ujarnya.

Disampaikannya, saat ini belum ada tempat wisata yang buka. Karena, masih menunggu keputusan pemerintah pusat untuk menerapkan kondisi new normal. Kendati demikian, dampak penutupan tempat pariwisata ini sangat membuat pelaku usaha keberatan. Terutama dalam sektor perekonomian.

“Belum ada yang dibuka. Semua masih tutup. Seperti Benteng Marlborough, Rumah Soekarno. Persiapan apabila kita sudah menerapkan new normal, maka harus memperhatikan protokol kesehatan. Tanggal 15 Juni ini kan baru kemungkinan. Yang jelas, menunggu keputusan pusat dulu,” tambahnya.

Terpisah, Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah mengatakan, untuk penerapan new normal masih dalam persiapan sembari menunggu legalitas dari Pemerintah Pusat. Terlebih lagi, tingkat penambahan kasus positif di daerah Bengkulu menurun.

“Kita dalam persiapan, masih menunggu legalitas secara resmi dari gugus tugas nasional. Mudah-mudahan Bengkulu masuk dalam klaster yang kedua. Karena, memang tingkat kejadian kasus kita sudah mulai menurun. Kemudian tingkat pertumbuhan kesembuhan itu semakin tinggi. Dan diikuti dengan kesadaran masyarakat yang semakin baik untuk menaati protokol kesehatan,” lanjutnya.

Rohidin juga menilai kesadaran masyarakat meningkat dalam menerapkan protokol kesehatan. Dengan penerapan tersebut, nantinya sektor semua tempat termasuk pariwisata akan kembali seperti semula.

“Masyarakat tidak panik seperti dulu lagi. Namun kehati-hatiannya juga semakin bagus. Kesadaran untuk meningkatkan perlindungan diri itu juga sudah ada. Mudah-mudahan di pertengahan Juni ini Bengkulu termasuk provinsi yang dibolehkan untuk menerapkan new normal. Tapi tetap dengan standar -standar protokol kesehatan. Artinya, dengan itu diberlakukan, maka semua sektor kita buka. Yang pertama tempat-tempat ibadah. Misalnya masjid, gereja, pura, dan tempat peribadatan lainnya,” tegasnya.

“Semuanya silakan beraktivitas ibadahnya kembali. Namun, tetap menggunakan protokol kesehatan. Demikian juga terhadap sektor wisata akan dibuka kembali dengan memperhatikan physical distance dan penerapan protokol kesehatan,” tutupnya. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *