Akses Pasar Seluma- Rawa Indah Terputus, Warga Tagih Janji Dewan

Featured Seluma

RBO, SELUMA – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Seluma sejak Selasa (23/6) petang menimbulkan bencana banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Seluma. Kondisi itu seperti kayu tumbang menutup jalan raya di kelurahan Lubuk Kebur, Kecamatan Seluma, jalan amblas yang terjadi di jalan Pasar Sembayat, Kelurahan Sembayat, Kecamatan Seluma Timur yang mengakibatkan mobil Honda CRV warna hitam milik anggota Polsek Seluma terperosok. Hingga banjir yang merendam sejumlah wilayah. Salah satunya banjir yang memutuskan jalan provinsi penghubung Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan dengan Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo.

“Ini banjir langganan dan belum ada tanda -tanda untuk mengatasi persoalan banjir disekitar sini,” kata tokoh masyarakat Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, Jaya, Rabu (24/6).

Menurutnya, warga berharap kondisi banjir langganan semacam ini tidak dijadikan objek pencitraan dan menebar janji bagi kalangan elit politik dan pengambil kebijakan. Pemerintah bersama pihak terkait harus mencari solusi memecahkan persoalan banjir, bukan hanya menebar janji. “Kami menagih janji perwakilan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Seluma yang sudah pernah berjanji jika ditahan 2020 ini yang akan kembali memprioritaskan peninggian dan rehab badan jalan dari Pasar Seluma ke Rawa Indah,” ujar Jaya.

Akibat banjir musiman, akses dari dan ke Desa Rawa Indah dan sejumlah desa lain di Kecamatan Seluma Selatan dan Ilir Talo terputus.

“Jika musim hujan, desa kami terancam terisolir,” sampainya.

Hingga Rabu (24/6) petang luapan air masih menggenangi jalan antara Desa Sukarami – Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan dan Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan-Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo.

Sementara itu, hujan lebat juga sempat memacetkan arus transportasi jalan Provinsi Bengkulu -Tais-Manna pada Selasa (23/6) malam tepatnya di kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma. Kendaraan yang melintas dari dua arah terpaksa menunggu air surut dan menyebabkan antrean mengular. “Jalan sempat macet. Butuh waktu berjam-jam -jam menunggu air surut,” kata Kapolsek Seluma, AKP. Agus Norman.

Saat ini arus lalu lintas dari dua arah sudah kembali normal. Pihaknya meminta kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk lebih waspada, sebab curah hujan dengan intensitas lebat dan lama masih akan terus terjadi hingga beberapa hari kedepan. (One)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *