PDP Meninggal Bertambah, Kasus Positif Nihil

Featured Kesehatan Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu kemarin (29/6) merilis kembali terkait perkembangan kasus Covid-19 per tanggal 29 Juni 2020. Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal terus bertambah. Hingga kini total PDP meninggal 27 orang. Sedangkan untuk pasien positif nihil. Namun, ada 1 pasien positif juga meninggal dunia.

” Untuk tambahan 2 PDP meninggal hari ini (Senin-red), pertama, Tn. Bs, umur 70 tahun. Alamat Kabupaten Bengkulu Utara. Keluhan batuk kering dan nyeri lambung. Hasil rapid test reaktif. Sudah dimakamkan secara Covid-19. Kedua, Tn. M.E, umur 60 tahun. Alamat Kabupaten Kepahiang. Keluhan sesak nafas dan jantung. Hasil rapid test reaktif. Sudah dilakukan pengambilan swab, dan menunggu hasil. Sudah dimakamkan secara Covid 19. Sementara itu, 1 pasien positif yang meninggal, kasus 120 laki-laki, umur 45 tahun. Alamat Kabupaten Kepahiang. Keluhan sesak nafas. Hasil rapid test reaktif. Pasien sudah dimakamkan secara Covid-19,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jaduliwan, SE, M.M pada konferensi persnya kemarin.

Jika ditotalkan kasus positif meninggal, paparnya, ada sebanyak 11 orang. Selain itu, total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 945, ODP selesai pemantauan 846, ODP masih dalam pemantauan 99. Tambahan ODP hari ini 11 dengan rincian, 6 orang dari Kota Bengkulu, 4 orang dari Mukomuko dan 1 orang dari Rejang Lebong. Total PDP sebanyak 96, PDP yang dinyatakan sehat 29, PDP menjadi konfirmasi 15, PDP meninggal 27, PDP proses pengawasan/dirawat 25 orang. ” Untuk jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 1.981. Sampel positif 125, sampel yang proses pemeriksaan 47, sampel yang keluar hari ini nihil. Sedangkan untuk rapid test yang sudah dilakukan se-Provinsi Bengkulu sebanyak 13.899. Rapid test yang unreaktif 13.627, rapid Test yang reaktif 272, rapid test reaktif yang dilaporkan hari ini 2 orang,” ungkapnya.

Untuk total kasus positif 125 orang, pasien sembuh 89, pasien dirawat 8 orang, pasien isolasi mandiri/dalam pengawasan 17 orang, pasien meninggal 11 orang. (ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *