Usia Enam Tahun Masih Berpeluang Masuk Sekolah

Featured Pendidikan

RBO >>>  BENGKULU >>>  Kemarin, dihari perdana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), sepertinya calon murid yang mendaftar masih didominasi berusia belum genap 7 tahun. Dalam artian, usia 6 tahun masih berpeluang besar diterima di sekolah yang dituju sesuai wilayah zonasi. “Syarat untuk mendaftar, membawa Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, jika ada menyertakan ijazah tamat TK atau PAUD,” ujar Kepala SDN 38 Kota Bengkulu, Fatmasuri, S.Pd pada radarbengkuluonline.com tadi siang, Senin (29/6).

Walaupun pendaftaran SD melalui jalur offline, orangtua mendaftar langsung ke sekolah yang dituju, namun pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Jaga jarak, memakai masker, cuci tangan pakai sabun yang disediakan setiap sekolah. “Alhamdulillah, untuk pendaftaran perdana dihari ini (senin-red), lancar dan aman. Hingga kini, calon murid yang mendaftar sudah ada 32 orang, dari 2 kelas kuota yang diterima sebanyak 56 orang,” terangnya.

Untuk usia calon murid yang mendaftar 7 tahun. Tapi melihat kondisi yang ada, banyak calon murid mendaftar di bawah 7 tahun. Yaitu, dari usia 6 tahun 11 bulan, 6 tahun 8 bulan. Bahkan ada yang 6 tahun pas. Nantinya akan dirangking sesuai umur tertinggi. Kalau diwajibkan 7 tahun semua, menurutnya, sulit ditemukan. Sekolah nantinya tidak dapat murid baru. “Kalaupun ada murid 6 tahun pas yang mendaftar, misalkan kekurangan jumlah murid, pastinya kami terima. Apalagi sudah ada ijazah TK atau PAUD, itu juga sudah memperkuat kenapa murid itu diterima,” tuturnya.

Hal sedana juga dikatakan Kepala SDN 11 Kota Bengkulu, Sukmawati, M.Pd. Menurutnya, daripada sekolah kekurangan murid, calon murid usia 6 tahun, masih besar berpeluang diterima sekolah yang dituju sesuai jalur zonasi. “Nantinya akan ada pertimbangan dari pihak sekolah, jika murid usia 6 tahun masuk sekolah, walaupun di Dapodik nanti bermasalah, tapi apa salahnya diterima dulu. Melihat perkembangan murid setelah sekolah. Apalagi, jika ada sekolah kekurangan jumlah murid,” kata Sukmawati.

Untuk pendaftaran Offline dari tanggal 29 Juni sampai 2 Juli 2020, pengumuman diterima atau tidak tanggal 3 Juli 2020, daftar ulang tanggal 6 sampai 8 Juli 2020. (ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *