4 Kasus Positif, 3 dari Cluster Pasar Panorama

Featured Kesehatan Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Berdasarkan rilis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi terkait perkembangan kasus Covid-19, per tanggal 1 Juli 2020 terdapat 4 tambahan kasus positif dan 4 Pasien Dalam Pengawasan. Kabar baiknya, 1 pasien dinyatakan sembuh. Hingga kini, kasus positif sebanyak 129 orang, dan sembuh 90 orang.

“Untuk 4 tambahan kasus positif hari ini (Rabu-red), yang merupakan hasil pemeriksaan swab sebanyak 94 orang, 4 diantaranya dinyatakan positif, sisanya negatif. Pertama, kasus 126, perempuan, umur 2 tahun, alamat Kota Bengkulu. Tidak ada keluhan, pasien punya kontak erat dengan kasus 117. Saat ini, sedang melakukan isolasi mandiri. Kedua, kasus 127, perempuan, umur 25 tahun. Keluhan pusing dan demam. Alamat Kabupaten Rejang Lebong. Saat ini, melakukan isolasi mandiri. Ketiga, kasus 128, laki-laki, umur 17 tahun. Alamat Kota Bengkulu. Tidak ada keluhan. merupakan cluster pasar Panorama. Saat ini, melakukan isolasi mandiri. Keempat, kasus 129, laki-laki, umur 43 tahun. Alamat Kota Bengkulu. Keluhan batuk, filek dan sakit kepala. Cluster Pasar Panorama. Saat ini, melakukan isolasi mandiri,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jaduliwan, SE, M.M pada konfrensi persnya kemarin.

Selain itu, untuk penambahan 4 PDP yang dilaporkan, pertama, Tn. R.A, umur 54 tahun. Alamat Kabupaten Rejang Lebong. Keluhan pucat, lemas, sakit perut dan BAB warna hitam. Hasil rapid test reaktif. Saat ini, dirawat di RSUD Curup Kabupaten Rejang Lebong. Kedua, Tn. C.K, umur 48 tahun. Alamat Kabupaten Bengkulu Utara. Keluhan sesak nafas. Sudah dilakukan pengambilan swab dan menunggu hasil. Saat ini, dirawat di RSUD M.Yunus Bengkulu. Ketiga,

Tn. Pe, umur 60 tahun. Alamat Kota Bengkulu. Keluhan batuk dan mual. Sudah dilakukan pengambilan Swab dan menunggu hasil. Saat ini, dirawat di RSUD M.Yunus Bengkulu. Keempat, Tn. Su, umur 47 tahun. Alamat Kota Bengkulu. Keluhan batuk kering dan lemas. Sudah dilakukan pengambilan Swab dan menunggu hasil. Saat ini, dirawat di RSUD M.Yunus Bengkulu.

“Untuk kabar baiknya, 1 pasien positif dinyatakan sembuh dari kasus 05 dari Kabupaten Kepahiang. Sedangkan terkait 4 tambahan PDP, total sebanyak 104 kasus PDP,” terangnya.

Sedangkan untuk total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 948 orang, ODP selesai pemantauan 849, ODP masih dalam pemantauan 99, tambahan ODP hari ini nihil. Total PDP sebanyak 104, PDP yang dinyatakan sehat 29, PDP menjadi konfirmasi 15, PDP Meninggal 28, PDP proses pengawasan/dirawat 32 orang.

“Jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 2.075, sampel positif 129, sampel yang proses pemeriksaan 21, sampel yang keluar hari ini 94 sampel dengan rincian, 4 positif dan 90 negatif. Sementara itu, untuk pemeriksaan rapid test yang sudah dilakukan sebanyak 15.333, rapid test yang unreaktif 15.053, rapid test yang reaktif 280, rapid test reaktif yang dilaporkan hari ini 7 orang. Kasus positif sebanyak 90 orang, pasien meminggal 12 orang, pasien dirawat 9 orang, pasien isolasi mandiri/dalam pengawasan 18 orang,” katanya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Dinkes Provinsi, Herwan Antoni terkait penambahan 4 kasus positif, merupakan hasil pemeriksaan swab setelah 2 hari pihaknya tidak ada pemeriksaan swab. Hari Selasa (30/6) dilakukan pemeriksan swab sebanyak 94 spesimen dari Kabupaten/Kota yang menyampaikan, sebagian besar spesimen tersebut dari Kota Bengkulu, Rejang Lebong dan beberapa Kabupaten lainnya.

“Untuk kasus 126 ini, punya kontak erat dengan kasus 117 yang merupakan orangtua dari kasus 126. Masuk dalam cluster pasar Panorama, tindaklanjut dari hasil kontak tracing beberapa hari yang lalu, pihak Dinkes Kota melaksanakan kontak tracing terutama pada cluster pasar Panorama. Sehingga, kasus 126 anak dari kasus 117 cluster pasar panorama. Sedangkan untuk kasus 127, merupakan salah satu tenaga kesehatan yang bekerja di salah satu klinik di Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong, ada riwayat kontak yang harus ditelusuri, dan juga dilaksanakan pemeriksaan swab pada seluruh karyawan yang ada di klinik tersebut. Kemudian, untuk kasus 128, merupakan cluster dari pasar Panorama, anak dari kasus 129 yang juga cluster pasar Panorama. Ini juga merupakan hasil penyelidikan epidemologi yang dilakukan, bahwa kasus kasus 128 dan 129 merasa ada keluhan, ketika dilakukan kontak tracing yang positit di cluster pasar Panorama, mereka melakukan pemeriksaan dengan Dinkes Kota, setelah dilakukan pengambilan swab, dan diperiksa oleh RSUD M.Yunus hasilnya positif,” tutupnya. (ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *