F PAN Minta Ganti Ketua BK, Yudi Respon Santai

Featured Kota Bengkulu Politik

RBO, BENGKULU – Menyikapi statemen Ketua Fraksi PAN Kusmito Gunawan yang mengusulkan pergantian Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD kota, Yudi Darmawansyah selaku pihak yang menjabat jabatan itu meresponnya dengan santai. Dikatakan Yudi, bahwa hal itu lumrah dan silakan saja.

“Ya santai sajalah. BK sudah keluarkan keputusan. Jangankan jabatan ketua BK, jabatan sebagai wakil ketua dewan saja saya lepas,” sampai Dia.

Usulan Fraksi PAN DPRD Kota itu berdasar dari keputusan BK DPRD Kota Bengkulu yang telah selesai melakukan proses sidang terkait anggaran Rp 35 miliar pembangunan Balai Kota atau Rumah Dinas Walikota Bengkulu.

Dalam putusannya, Ketua BK DPRD Kota Bengkulu, Yudi Darmawansah menjelaskan, hasil sidang BK, dari 16 orang anggota Badan Anggaran (Banggar) 14 orang diantaranya bersedia dimintai keterangan. Sementara 12 diantaranya secara terang-terangan mengatakan jika anggaran Rp 35 miliar tersebut tidak disebutkan dan dibahas di rapat Banggar.

“Hasil itu akan kita sampaikan ke pimpinan. Tinggal membuat draft hasil sidang yang nantinya disampaikan ke pak ketua. Jadi nanti Ketua sampaikan ke pelapor. Lalu soal kop surat juga tak ada salah,” sambungnya.

Sebelumnya ketua F PAN Kusmito menilai putusan BK dalam perkara pembangunan Balai Kota Bengkulu tidak prosedural.
Lebih lanjut dia menerangkan, dalam Peraturan DPRD Kota Bengkulu No 3 Tahun 2018 diatur tentang beracara BK. Dalam pasal 2 (3) dijelaskan tugas BK, yakni melakukan penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi.

Dalam pasal 11, sambungnya, BK wajib melakukan klarifikasi dan verifikasi. Lalu, dalam pasal 12, BK wajib klarifikasi dengan memanggil pelapor dan saksi.

“Tapi, saya sebagai pelapor tidak pernah sekalipun dipanggil BK. Saksi-saksi seperti BPKAD, Dinas PU juga tidak dipanggil,” tegasnya kepada media.

Atas tidak proseduralnya keputusan BK ini, Kusmito menyampaikan akan menyurati Ketua DPRD Kota Bengkulu. Isinya, agar semua kegiatan BK dibekukan sementara sampai dengan adanya restruktutisasi. (lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *